Ditahan Imbang Ajax di Tandang, Bukan Hal Baik Bagi Juventus

Hasil seri di Johan Cruyff Arena setidaknya memberikan angin segar bagi Juventus, pasalnya si nyonya tua sedikit diuntungkan dengan keunggulan agresifitas gol. I Bianconeri cukup tampil bertahan untuk menyelesaikan laga 0-0 di Turin agar bisa lolos ke partai semifinal liga champions. Klub yang menuai hasil buruk di kandang maka biasanya ia akan tersingkir.

Namun untuk Ajax hal tersebut tidak berlaku, meskipun menerima hasil kurang positif publik Amsterdam mestinya mempunyai semangat ekstra untuk menyambangi Turin nanti. Hasil ini masih lebih baik daripada di babak 16 besar kemarin. Sebelumnya Ajax kalah 1-2 di kandang sendiri oleh Real Madrid namun secara mengejutkan mampu membalikan keadaan di Santiago Bernabeu, markas Madrid.

Juventus Perlu Hati-Hati

Ronaldo Menjadi Pencetak Satu-Satunya Gol Bagi Juventus
Ronaldo Menjadi Pencetak Satu-Satunya Gol Bagi Juventus

Dengan hasil 1-1 jangan sampai membuat Juventus terlena, sebab Ajax Amsterdam bukan merupakan tim dengan tipikal mudah menyerah. Hingga akhir pertandingan semua tenaga akan mereka kerahkan demi memetik 3 poin. Juventus perlu berhati-hati saat menghadapi Ajax di kandang nanti, jika anak asuh Massimiliano Allegri ini tidak bisa mengambil alih permainan sejak awal pertandingan maka bisa jadi Ajax lah yang akan menggempur pertahanan Juventus.

Seperti yang mereka lakukan terhadap Real Madrid, Los Blancos dinilai sudah sesumbar untuk menang. Mereka menerapkan taktik cenderung bertahan, di situlah peluang yang berhasil dimanfaatkan Ajax. Anak asuh Erik Ten Hag sukses mengobrak-abrik pertahanan Madrid hingga tercipta banyak gol.

Pelatih Ajax Amsterdam pun cukup optimis dengan hasil ini, meskipun bukan hal yang bagus namun masih bisa diperjuangkan di leg kedua nanti. “Harus diakui, hasil imbang 1-1 di kandang bukanlah hasil yang Anda harapkan, tapi itu masih hasil yang bagus,” ucap Erik ten Hag.

Erik Ten Hag Mengakui Keunggulan Juventus

Pelatih Ajax Amsterdam mengatakan beberapa keunggulan Juventus yang tidak dimiliki oleh timnya, salah satunya transisi dari bertahan ke menyerang yang sangat baik. Terbukti dari gol yang dilesatkan Cristiano Ronaldo, berawal dari skema serangan balik Ronaldo berhasil menceploskan bola dengan sundulannya.

“Juventus melakukan transisi yang sangat cepat untuk menyerang, jadi setelah kami melakukan kesalahan kecil, mereka akan berlari ke arah kami dan itu menjadi berbahaya,” tandas Erik ten Hag

Ajax dalam laga ini sebenarnya sudah tampil sangat baik, mereka kerap kali merepotkan pertahanan Juventus melalui aksi pemain mudanya. Bahkan beberapa kali mereka menciptakan peluang manis namun hanya satu yang berbuah gol. Sayangnya, permainan menyerang yang ditampilkan Ajax masih bisa diredam oleh kreativitas para pemain Juventus.