Inikah Mimpi Para Penggemar Berat Sepakbola ? Berhenti Kerja Untuk Menonton Pertandingan Sepakbola Seperti Wanita Ini ?

Inikah Mimpi Para Penggemar Berat Sepakbola ? Berhenti Kerja Untuk Menonton Pertandingan Sepakbola Seperti Wanita Ini ?

Wanita ini berhenti kerja, tak memiliki rumah dan tak punya rencana masa depan apapun, namun enam bulan kemudian, Jessica Malones mengunjungi 13 negara di tiga benua untuk menyaksikan 60 pertandingan sepakbola.

Warga Amerika Serikat ini yang bahkan memberi nama anjing peliharaannya seperti nama pesepakbola legendaris dunia, Zinedine Zidane dan memfavoritkan klub Newcastle United, telah mendatangi 44 stadion sejak April lalu untuk menonton sepakbola.

Malone bekerja untuk firma konsultan lingkungan selama 10 tahun terakhir sebelum akhirnya memutuskan berhenti pada bulan April lalu. Awalnya ia tidak berencana untuk berhenti kerja, namun saat Piala Dunia Wanita yang digelar di Perancis akan segera dilangsungkan, ia memutuskan untuk berhenti lebih awal.

“Hal ini sebenarnya tidak direncanakan. Saya telah tinggal di tempat kerja selama enam bulan dengan barang – barangku berada di gudang. Saya tidak punya rumah sehingga saat memutuskan berhenti saya tidak punya rencana apa – apa, yang saya tahu saya harus pergi dan berpikir kemudian.” ujar Malone.

“Saya memikirkan apa yang paling ingin saya lakukan dan hal itu adalah menonton Lionel Messi bermain. Saya memikirkan beberapa stadion dan klub, jika saya tidak melihat mereka bermain seumur hidup saya, apa yang akan saya lakukan ?”

Malone kemudian mengunjungi Spanyol, Perancis, Italia dan Hungaria dan mendatangi stadion – stadion terbesar di Eropa termasuk Nou Camp Barcelona dan San Siro AC Milan.

Impiannya menjadi kenyataan saat menyaksikan langsung Lionel Messi mencetak gol kemenangan melawan Levante yang menyelamatkan gelar ke-26 Barcelona di La Liga pada akhir April lalu, sebelum akhirnya juga menyaksikan Barcelona mengalahkan Liverpool 3 – 0 di leg pertama semifinal Liga Champions empat hari kemudian.

“Menyaksikan Messi bermain sungguh sangat berkesan. Semuanya tampak mengalir untuknya. Saya telah beberapa kali menyaksikan pertandingan sepakbola namun menonton langsung Messi bermain seperti mimpi rasanya.”

Malone pernah mengunjungi stadion – stadion terbesar di Inggris termasuk Old Trafford, Anfield, Wembley, Emirates, Stamford Bridge dan Etihad Stadium, namun St James Park milik Newcastle United menjadi favoritnya.

“Saya sangat menyukainya! Saya menyaksikan Newcastle menang atas Manchester United di Premier League dan hal tersebut sangat hebat. Saya memang menyukai stadion lama karena spesial. Selama ini saya memang berencana untuk mengunjunginya.”

Kecintaan Malone pada Newcastle berkembang di musim 1998 – 1999, saat Alan Shearer mengakhiri kampanyenya sebagai pencetak gol klub terbanyak dengan 21 gol. Newcastle saat itu berakhir mengecewakan di posisi ke-13 namun menjadi runner-up di Piala FA.

“Saya tidak punya klub favorit jadi saya selalu mencoba untuk mendukung klub – klub yang kurang terkenal di Amerika. Newcastle tidak memiliki banyak penggemar di Amerika.”

“Saya pernah menyaksikan laga tandang Newcastle melawan Watford di bulan Desember dan penggemarnya menghabiskan seluruh waktu pertandingan dengan bernyanyi, saat itu saya merasa harus menyaksikan sendiri laga kandang mereka.”

Balik ke tahun 1998 saat pertama kalinya Malone menyukai sepakbola. Tim nasional Amerika Serikat kalah tiga pertandingan grup di Piala Dunia, namun Malone yang menggilai Spice Girls malah jatuh cinta dengan tim nasional Inggris termasuk Alan Shearer.

“Saya ingat saat menyaksikan pertandingan melawan Argentina (saat Inggris kalah di penalti) dan merasa sangat putus asa tanpa alasan yang jelas karena saya sama sekali tidak punya kaitan apa – apa dengan dua tim tersebut. Saya suka keseluruhan Piala Dunia saat itu dan bahkan menamakan anjing peliharaanku Zinedine Zidane.”

Setelah menjelajahi Eropa dan mengunjungi stadion Ajax Johan Cruyff Arena serta Stadio Olimpico di Roma, Malone kemudian terbang ke Brazil, Argentina dan Uruguay.

Bepergian sendiri apalagi seorang perempuan merupakan langkah yang berani namun Malone meyakinkan bahwa dirinya benar – benar merencanakan segala hal dengan matang di tiap perjalanannya.

“Karena saya tak bekerja, saya punya waktu banyak untuk mencari tahu apapun itu. Saya menyukai kick-off di siang hari namun di Eropa seringkali dimulai lebih lama. Saya harus berhati – hati. Saya tidak memakai apapun yang menarik perhatian dan tidak minum banyak saat menyaksikan pertandingan seorang diri.”

Malone seringkali mendapatkan pertanyaan mengapa dirinya menyaksikan pertandingan sepakbola, yang mana menurutnya melelahkan.

“Saat saya di Rusia menyaksikan Piala Dunia, saya ditanya saat berada di festival tentang keberadaanku disana. Mereka akan menanyakan hal – hal tentang apakah saya punya pacar atau suami dan saya harus menjelaskan bahwa saya disana sendirian seperti kebanyakan orang lainnya.”

“Namun di pertandingan di Amerika Selatan dan Tengah ada banyak wanita yang juga menyaksikannya, jadi orang – orang tidak aneh dengan keberadaanku disana.”

Perjalanan Malone akan berakhir pada Rabu dengan pertandingan finalnya adalah laga kedua semifinal Copa Libertadores antara River Plate melawan Boca Juniors.

“Pertandingan adalah pertandingan yang tidak pernah saya bayangkan dapat saya saksikan langsung. Tak dapat dipercaya waktunya bisa pas. Saya akan mulai mencari pekerjaan baru di Oktober nanti dan kembali bekerja. Saya merasa telah melakukan apa yang harus saya lakukan.”