Home » Featured » MotoGP 2020 Tetap Berjalan Ditengah Virus Corona

MotoGP 2020 Tetap Berjalan Ditengah Virus Corona

by nanda rizky
Republika
Balapan MotoGP 2020

Ditengah merebaknya virus Corona membuat dunia olahraga kini tengah dalam kondisi terhenti. Pasalnya dengan adanya virus ini membuat sejumlah kompetisi maupun turnamen beberapa pertandingan juga tertunda. Beberapa olahraga yang mengalami penundaan diantaranya sepakbola, basket, voli, tenis dan bulutangkis. Namun, adanya virus Corona ini tidak membuat turnamen MotoGP 2020 berhenti begitu saja. Pasalnya ajang balap motor terbesar di dunia ini tetap menyelenggarakan dalam beberapa pertimbangan. Ada beberapa ajang balap MotoGP yang di hentikan sementara waktu diantaranya MotoGP Prancis jadi seri terakhir yang dipastikan ditunda.

Pengurangan Race Balapan

Saat ini Dorna akan mengevaluasi situasi untuk menetapkan status MotoGP Italia yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei. Ajang ini dihentikan sementara karena adanya virus Corona yang tengah dihadapi oleh semua olahraga termasuk MotoGP. Sebagai promotor penyelenggaraan MotoGP Dorna tentunya akan mencari waktu yang tepat untuk memulai kembali balapan. Bos Dorna Carmelo Ezpeleta mengatakan bahwa sebenarnya musim ini mempunyai jumlah race balapan yang terbilang sedikit. Namun, dengan adanya virus Corona race balapan dipangkas tiga balapan. Sehingga ajang balapan MotoGP menjadi 10 balapan dalam seri balapan MotoGP tahun ini.

Seperti diketahui setiap tahunnya MotoGP diselenggarakan dalam 13 race balapan. Hal ini sebagai syarat standar setiap balapan MotoGP 2020 sekaligus sebagai penentuan juara tiap tahunnya. Negara Italia menjadi salah satu penyelenggara balapan MotoGP terparah dalam beberapa bulan terakhir ini. Karena di negara menara Pizza ini menjadi imbas terparah negara akibat virus Corona. Negara ini menjadi salah satu negara Eropa yang paling banyak mengalami imbas Corona sejak bulan lalu. Sehingga Dorna mengambil langkah cepat dengan mencari beberapa negara alternatif penyelenggaraan MotoGP diantaranya negara Amerika Serikat, Thailand, dan Argentina sebagai penyelenggara MotoGP di akhir musim ini. Akan tetapi untuk sirkuit yang ada di Spanyol dan Perancis masih menjadi pertimbangan pihak Dorna. Karena kedua negara tersebut menjadi penyebaran virus Corona terbanyak setelah China.

MotoGP Tanpa Penonton

Sebelumnya Bos Dorna Camelo Ezpelata mempunyai opsi lain terkait penyelenggaraan MotoGP tahun 2020 ini. Dimana Camelo mengatakan bahwa MotoGP digelar bisa tanpa penonton. Opsi ini menjadi salah satu pilihan terakhir bagi Dorna untuk menyelesaikan MotoGP hingga akhir musim. Selain itu, Ezpelata mengatakan bahwa penundaan MotoGP tidak dilakukan secara total. Karena hal ini bertujuan untuk memantau dan perkembangan wabah virus Corona ini. Seperti dikatakan oleh Ezpeleta yang dilansir oleh CNN Indonesia.com

“Setelah menunda balapan di Le Mans, kami akan melihat balapan di Mugello [Italia] dan Catalunya saat ini yang merupakan seri berikutnya MotoGP.”Kami tidak akan menunda seri sekaligus, melainkan melihat perkembangan untuk seri ke seri, seperti halnya yang kami lakukan di Jerez. Mungkin mereka [pemerintah] memperbolehkan orang-orang kembali bekerja meski hal itu bakal tetap berbeda untuk ajang besar macam balapan. Namun fokus kami saat ini adalah menjaga tiap tim tetap hidup,” kata Ezpeleta.

You may also like