Tai Tzu-ying Berpeluang Juara 3 Kali Beruntun di All England 2019

Tai Tzu-ying adalah pebulutangkis hebat yang lahir pada 20 juni 1994 dan atlet yang dilahirkan di Kaohsiung Taiwan ini memiliki catatan sejarah yang sangat baik. Saat usianya baru menginjak 17 tahun Tai Tzu-ying berhasil meraih gelar internasional perdananya dengan menjadi juara di ajang AS Terbuka yang diselenggarakan pada tahun 2011.

Pebulutangkis tunggal putri yang kini menempati urutan ke 1 dunia ini mencatatkan rekor baik pada tahun 2017 sampai 2018 sebagai juara All England dan gelar ini bisa saja didapatkan untuk ketiga kalinya secara beruntun pada gelaran All England 2019. Peluang ini terbuka lebar bagi Tai Tzu-ying mengingat secara kualitas permainan atlet ini sangatlah memukau.

Untuk menjadi juara di All England memang bukanlah hal mudah mengingat ada berbagai catatan negatif yang diraihnya pada laga-laga terakhirnya dan catatan kurang baik ini didapat saat berlaga di Malaysia Open 2019, karena pada turnamen ini Tai Tzu-ying bisa dibilang gagal total alias tanpa gelar. Padahal penampilannya di tahun 2018 sangatlah gemilang, namun di awal 2019 penampilannya kurang bagus.

Pada tahun 2018 ada 7 gelar yang diborong oleh Tai Tzu-ying yaitu Indonesia Masters, Malaysia Open, All England Open, Indonesia Open, Denmark Open, French Open dan Chinese Taipei Open. Ada kabar yang menyebutkan salah satu faktor menurunnya penampilan Tai Tzu-ying adalah cedera ringan yang dideritanya.

Untuk raih gelar All England ketiga kali secara beruntun, tentu diperlukan perjuangan yang sangat keras dan hampir semua pebulutangkis terbaik dunia tampil di ajang All England 2019. Pertandingan All England akan diselenggarakan di Birmingham Arena dan hanya Carolina Marin saja yang tak akan turun di All England, karena sedang mengalami cedera yang sangat parah pasca bertanding di final Indonesia Master 2019.

Pada tahun 2017 Tai Tzu-ying menjuarai All England dengan mengalahkan Ratchanok Intanon 2 set langsung dengan skor yang lumayan besar dan pertandingan berakhir pada skor 21-16 di set pertama serta skor 22-20 di set kedua. Sedangkan pada tahun 2018 Tai Tzu-ying berhasil mengalahkan Akane Yamaguchi di final dengan skor 22-20 di set pertama dan 21-13 di set yang kedua.

Banyak fans Tai Tzu-ying yang ingin segera melihat aksinya di ajang All England 2019 dan Tai Tzu-ying akan menjadi unggulan pertama pada turnamen ini, karena secara peringkat di BWF Tai Tzu-ying masih berada di rangking 1 dunia. Dengan absennya Carolina Marin membuat peluang Tai Tzu-ying untuk jadi juara ketiga kalinya menjadi sangat besar dan terbuka lebar.

Sekian ulasan artikel mengenai Tai Tzu-ying Berpeluang Juara 3 Kali Beruntun di All England 2019 dan semoga artikel ini dapat menjadi referensi terbaik bagi para pembacanya.