Anthony Ginting Unggulan Kedelapan di All England 2019

Hasil undian salah satu turnamen prestisius tahun ini, All England, telah keluar. Seperti biasa dalam suatu turnamen tentunya ada beberapa pemain yang dinobatkan sebagai unggulan. Pun tidak berbeda dengan All England. Turnamen ini di tiap sektornya aka nada 8 pemain yang ditetapkan sebagai unggulan.

Anthony Sinisuka Ginting, salah satu andalan Indonesia di nomor tunggal putra dinobatkan sebagai unggulan kedelapan pada turnamen ini. Adapun unggulan pertama ditempati oleh pemain peringkat 1 dunia saat ini, Kento Momota. Shi Yuqi menyusul kemudian di unggulan kedua. Chou Tien Chen dan Chen Long masing – masing ada di unggulan ketiga dan keempat. Unggulan kelima ditempati pemain asal Korea Selatan, Son Wan Ho. Viktor Axelsen dan Srikanth Kidambi menempati unggulan keenam dan ketujuh.

Berada satu pool dengan Kento Momota, Anthony Ginting nantinya akan menghadapi Ng Ka Long Angus, pemain asal Hong Kong, di babak 32 besar. Head to Head pertemuan Ginting dan Ng Ka Long mengunggulkan pemain asal Hong Kong tersebut dengan 4 kemenangan dari 7 kali pertemuan. Namun tentunya, Anthony Ginting masih punya kesempatan untuk menyamakan rekor pertemuan. Apalagi pertemuan terakhir keduanya di turnamen Daihatsu Yonex Japan Open 2018 lalu dimenangkan oleh Anthony Ginting dengan skor 21 – 14, 21 – 15.

Jika Anthony Ginting berhasil menang dari Ng Ka Long, maka di babak berikutnya Ginting akan bertemu dengan pemenang dari perang saudara antarpemain asal India, B. Sai Praneeth dan H.S. Prannoy. Rekor pertemuan Ginting dan Sai Praneeth masih dimenangkan oleh Praneeth sementara rekor pertemuan Ginting dengan Prannoy masih seri.

Berada di pool yang sama dengan Kento Momota menjadikan kesempatan Ginting untuk bertemu dengan Kento di final tidak akan terjadi. Bahkan jika keduanya terus melaju ke babak selanjutnya, Ginting dan Momota hanya akan bertemu di babak semifinal.

Sayangnya hasil undian tunggal putra kali ini tidak terlalu menguntungkan Indonesia. Dari 3 wakil Indonesia yang dikirim selain Anthony Ginting, Jonathan Christie, dan Tommy Sugiarto harus berada dibagan undian yang sama. Hal ini berarti tidak akan ada All Indonesian Final di babak final nantinya.

Jonathan Christie sendiri akan menghadapi wakil Korea Selatan, Lee Dong Keun. Dari rekor pertemuan, Lee Dong Keun masih unggul 2 – 1 dibanding Jonathan. Namun apapun bisa terjadi di lapangan. Jika Jonathan mampu menang atas Lee Dong Keun, di babak berikutnya Jojo, sapaan akrab Jonathan, akan berpeluang menghadapi Srikanth Kidambi. Rekor pertemuan keduanya masih dimenangkan oleh Jojo dengan keunggulan 3 – 2. Jojo pun memiliki peluang untuk bertemu dengan Chou Tien Chen. Rekor Jojo sendiri masih menang telak atas Chou Tien Chen 5 – 0. Namun sebelumnya, Tommy Sugiarto akan berpeluang sangat besar untuk bertemu dengan Chou Tien Chen jika Tommy mampu mengalahkan Rajiv Ouseph, pemain asal Inggris.