Kembalinya Sang Baby-Faced Assasin ke Manchester United

Ole Gunnar Solskjaer dipilih menjadi manajer tim Setan Merah

Baby-Faced Assasin

Selang 2 hari setelah pemecatan Jose Mourinho, MU memastikan memilih mantan pemain dan legenda mereka, Ole Gunnar Solksjaer untuk menjadi pelatih tim utama. Penunjukan Solskjaer menepis rumor dan isu akan terpilihnya nama-nama seperti Zidane, Blanc, dan Southgate yang digosipkan akan dipilih MU sebagai pengganti Mourinho.

Solskjaer yang sebenarnya sedang menjadi pelatih tim asal Norwegia, Molde, sudah diizinkan untuk “dipinjamkan” MU sampai bulan Mei 2019 karena musim tim Molde sudah selesai dan baru berlanjut lagi bulan Maret 2019. ” Manchester United selalu di hati saya dan sunggul brilian untuk kembali kesini dengan jabatan ini,” ucap sang legenda MU ini.

Solksjaer akan mulai mengambil alih latihan tim utama MU hari Kamis 20 Desember 2018 dan akan menghadapi lawan pertamanya hari Sabtu 22 Desember 2018 besok saat MU bertandang ke Wales untuk menghadapi Cardiff dalam lanjutan Premier League.

Bisakah Solksjaer memperbaiki situasi di United?

Sejak kepergian Mourinho, sudah banyak masalah yang harus diselesaikan calon penggantinya siapa pun itu. Masalah seperti situasi Paul Pogba di United, performa Romelu Lukaku, performa tim di Premier League, dan sebagainya. Solskjaer sudah pasti akan diharapkan untuk menuntaskan masalah itu semua dan membawa MU kembali menjadi salah satu tim yang ditakutkan di Inggris.

Ole Gunnar Solksjaer

Dengan kemampuan mencetak golnya yang “dingin” di kotak penalti selama menjadi pemain MU,Solskjaer bisa saja akan menerapkan filosfinya sebagai striker ke dalam permainan tim MU untuk ke depannya. Sesuatu yang sudah sangat dirindukan para fans MU, permainan menyerang tiada ampun terhadap lawan mereka.

Nama Solskjaer akan selalu dikenang oleh fans MU karena gol kemenangannya ke gawang Bayer Leverkusen di final Champions League tahun 1999. Pemain bernomor punggung 20 ini sejak itu menjadi pemain penting dalam skuad Manchester United sampai Solskjaer akhirnya meninggalkan MU tahun 2007 karena menyatakan diri pensiun akibat cedera yang berkelanjutan pada lututnya. Solskjaer mencetak rekor di Manchester United sebagai pencetak gol paling banyak dari pemain cadangan (28 gol) dan rekor Premier League sebagai pencetak gol terbanyak dari pemain cadangan (17 gol) yang akhirnya dipatahkan oleh Jermain Defoe.

Fans MU sudah tidak sabar melihat kiprah Solskjaer sebagai manajer dan akan seperti apa performa tim MU dibawah asuhan Solskjaer. Kita harapkan saja yang terbaik untuk Solksjaer dan untuk Manchester United.