Singapore Open 2019: Catatan Hari Pertama, Perang Saudara AntarWakil Indonesia

Singapore Open 2019: Catatan Hari Pertama, Perang Saudara AntarWakil Indonesia

Gelaran Singapore Open 2019 kembali digelar. Ajang tahunan BWF ini kembali menghadirkan pemain – pemain top dunia yang memperebutkan hadiah uang dengan total senilai 355,000 USD. Digelar di Singapore Indoor Stadium, turnamen ini rencananya akan berlangsung sejak tanggal 9 April – 14 April mendatang.

Pertandingan pembuka telah dimulai pada 9 April lalu. Beberapa pemain Indonesia harus melalui babak  kualifikasi. Mereka diantaranya adalah pasangan Ricky Karandasuwardi / Angga Pratama, Sony Dwi Kuncoro, Shesar Hiren Rhustavito, dan Ihsan Maulana Mustofa.

Pasangan Ricky Karandasuwardi / Angga Pratama menjadi satu – satunya wakil Indonesia di babak kualifikasi yang berhasil melaju ke babak selanjutnya setelah memenangkan pertandingan melawan pasangan asal Singapura.

Pertandingan yang mempertemukan rekan senegara pasangan Marcus Gideon / Kevin Sanjaya melawan Berry / Hardianto menjadi pertemuan pembuka bagi Indonesia di luar nomor kualifikasi. Pertandingan kedua pasangan kebanggaan Indonesia ini dimenangkan oleh pasangan   Marcus / Kevin dalam tiga set permainan dengan skor 21 – 18, 13 – 21, 21 – 16.

Masih dalam waktu yang sama di lapangan yang berbeda, pasangan ganda putri Indonesia, Anggia Shitta / Pia Zebadiah harus bertemu dengan pasangan unggulan pertama asal Jepang, Yuki Fukushima / Sayaka Hirota. Sayang, Anggia / Pia tidak mampu meredam perlawanan ganda putri Jepang dan harusnya menyerah kalah dengan dua set langsung.

Jelang 40 menit kemudian, di Singapore Indoor Stadium 2, ada pasangan ganda putri Indonesia lainnya yaitu Ni Ketut Mahadewi / Rizki Amelia. Keduanya harus meladeni pasangan unggulan kelima asal Thailand, Jongkolphan Kititharakul / Rawinda Prajongjai. Namun lagi – lagi, ganda putri Indonesia belum memberikan hasil yang maksimal. Ketut / Rizki menyerah kalah dengan skor cukup tragis, 21 – 10, 21 – 6.

Nasib tidak menyenangkan yang dialami pasangan Ketut / Rizki menular ke pasangan ganda putri Indonesia lainnya. Della Destiara Haris / Tania Oktaviani Kusumah mengikuti jejak Ketut / Rizki dengan kalah dari pasangan unggulan kedua turnamen asal Jepang, Misaki Matsutomo / Ayaka Takahashi.

Untungnya kekalahan demi kekalahan yang dialami oleh ganda putri Indonesia berhenti di pasangan Della / Tania. Yulfira Barkah / Jauza Fadhila Sugiarto mampu menyumbangkan kemenangan pertama bagi sektor ganda putri Indonesia di hari pertama gelaran turnamen setelah menundukkan pasangan Hong Kong, Ng Tsz Yau / Yuen Sin Ying, dalam dua set langsung.

Pertandingan yang kembali mempertemukan rekan senegara di sektor ganda putra antara pasangan Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan melawan Wahyu Nayaka / Ade Yusuf menjadi pertandingan penutup bagi wakil Indonesia di hari pertama turnamen. Ahsan / Hendra memulangkan Wahyu / Ade setelah mengalahkan keduanya dalam dua set langsung dengan skor 21 – 19, 21 – 15.