Spence Percaya Diri Atasi Mikey Garcia Di Atas Ring

premierboxingchampions.com

Pemegang juara IBF kelas welterweight, Errol Spence Jr. percaya diri akan menang  melawan Mikey Garcia, dalam laga yang akan mempertemukan keduanya pada Sabtu (16/03/2019) nanti. Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers keduanya yang digelar AT & T Stadium, Texas pada Rabu (15/03/2019). Laga keduanya rencananya akan ditayangkan di saluran Fox Sports.

Kepercayaan diri Spence Jr. jelas tersirat dalam pernyataan yang diberikannya di konferensi pers jelang laganya melawan Mikey Garcia. Spence tampak yakin bahwa dirinya akan mengalahkan Garcia karena faktor perbedaan ukuran tubuh yang cukup siginifikan diantara keduanya.

“Saya yakin akan mengalahkannya. Tidak ada seorang pun yang sanggup mengalahkanku. Tentunya saya berharap dia (Garcia) setidaknya mencoba untuk mengalahkanku.” Terang Spence dalam pernyataannya.

Perbedaan fisik keduanya memang jelas terlihat. Spence dengan tinggi tubuh yang mencapai 183 cm akan terlihat tinggi menjulang jika disandingkan dengan Garcia yang memiliki tinggi 168 cm. Garcia memang kerap menjaga kondisi tubuhnya dengan olahraga yang teratur serta fokus latihan untuk membentuk tubuhnya, namun tetap saja dengan perbedaan tinggi badan keduanya, Garcia tampak kecil jika berhadapan dengan Spence. Bentuk tubuh Garcia yang berisi tampaknya tidak akan banyak membantu penampilannya.

Perbedaan tinggi badan keduanya sedikit banyak mempengaruhi kepercayaan diri Spence. Spence diketahui telah bertemu lawan – lawannya yang memiliki tinggi badan sepadan dengannya. Sehingga ketika Spence dipertemukan dengan Garcia di atas ring, secara teori Spence dapat dikatakan unggul dan memiliki kans yang besar untuk menang.

Para penggemar tinju pun tampaknya sepakat dengan pernyataan yang dilontarkan oleh Spence. Mereka menganggap Garcia akan dengan mudah dikalahkan oleh Spence.

Keadaan ini tampaknya sedikit mempengaruhi kondisi mental Mikey Garcia. Hal ini cukup terlihat dari raut wajah yang ditampilkan Garcia saat menghadiri konferensi persnya di Texas lalu.

Bagi Garcia keadaan dimana dirinya dianggap tidak mampu dan tidak diunggulkan merupakaan sesuatu yang baru. Selama ini Garcia terbiasa menerima harapan positif para penggemar tinju bahkan menjadi favorit di setiap laga yang akan dijalaninya.

Meskipun begitu, Garcia tentunya tidak akan mengaku kalah di awal. Garcia akan berusaha mengalahkah Spence dan menghentikan perlawanannya. Kemenangan KO (knock out) masih menjadi pilihan utama bagi Garcia saat bertemu Spence. Hal ini tidak terlepas dari predikat Garcia yang dikenal sebagai petinju dengan rekor kemenangan KO yang brilian selama tiga belas tahun karir bertinjunya.

Garcia harus menerapkan gaya bertinjunya yang cepat saat berhadapan dengan Spence nantinya. Beberapa petinju yang cukup menyulitkan Spence di atas ring punya pola bertinju yang cepat dengan pukulan yang bertubi – tubi sejak awal laga. Beberapa petinju  tersebut diantaranya Emmanuel Lartey, Ronald Cruz dan Kell Brook. Pola bertinju yang cepat memaksa Spence menerapkan gaya bertahannya selama di atas ring. Sehingga cukup masuk akal jika nantinya Garcia menerapkan pola yang sama untuk mengalahkan Spence.

Pada dasarnya sejak awal Garcia dan pelatih yang juga saudaranya, Robert Garcia merasa ada celah untuk mengalahkan Spence jika ditilik dari beberapa pertandingan yang telah dilalui Spence sebelumnya. Hal itulah yang membuat Garcia cukup yakin menghadapi Spence. Namun di lain pihak, Spence tampaknya tidak menganggap laga pertarungannya dengan Garcia nanti sebagai laga penting. Spence terkesan tidak merasakan kekhawatiran apapun jelang laga keduanya. Hal ini jelas berbeda saat Spence menghadapi beberapa petinju lainnya.

Namun semuanya akan menjadi jelas ketika laga digelar. Akankah Spence dan kepercayaan dirinya terbukti di atas ring atau malah sebaliknya Garcia kembali menambah catatan kemenangan KO yang ditorehkannya.