Keith Thurman Prediksi Pertemuannya Dengan Manny Pacquiao Disaksikan Satu Juta Penonton

Keith Thurman Prediksi Pertemuannya Dengan Manny Pacquiao Disaksikan Satu Juta Penonton

Setelah meladeni Josesito Lopez pada bulan Januari lalu yang berakhir dengan kemenangannya, Keith Thurman akan kembali berlaga di atas ring. Kali ini petinju gaek asal Filipina, Manny Pacquiao yang akan menjajal kemampuannya setelah absen hampir dua tahun lamanya.

Thurman memang sempat absen lama pasca cederanya. Awal tahun ini Thurman kemudian memutuskan kembali ke atas ring. Josesito Lopez menjadi lawan pembuka untuk laga comebacknya.

Pertemuan Manny Pacquiao dan Keith Thurman rencananya akan digelar pada 20 Juli mendatang. Laga keduanya akan diselenggarakan di MGM Grand Arena, Las Vegas, Nevada. Rencananya laga tersebut dapat disaksikan di Fox Sport dengan sistem pay-per-view atau berbayar.

Thurman (29-0, 22 KO) berharap laga antara dirinya kontra Manny Pacquiao (61-7-2, 39 KO) akan disaksikan setidaknya satu juta penonton. Itu artinya Thurman mengharapkan sebanyak satu juta orang akan rela membayar sekitar $70 untuk menyaksikannya bertarung melawan Manny Pacquiao.

Hitung-hitungan kasar tersebut diprediksi Thurman berdasarkan pada pertarungannya melawan Josesito Lopez. Saat itu pertemuan keduanya mampu menarik sekitar tiga juta penonton.

Namun Thurman mungkin lupa jika pertemuannya dengan Josesito Lopez bukanlah laga berbayar. Tentu tidak sama halnya dengan laga yang mempertemukan dirinya dengan Pacquiao nantinya. Walaupun Fox Sport yang menayangkan kedua laga tersebut.

Apalagi pertandingan undercard yang mengiringi laga utama Thurman kontra Pacquiao kurang mampu untuk dikategorikan laga besar yang mampu menarik perhatian banyak penonton. Rencananya akan ada dua laga undercard yang digelar 20 Juli mendatang yaitu laga antara Yordenis Ugas kontra Omar Figueroa Jr dan Sergey Lipinets kontra John Molina Jr.

Prediksi Thurman sebenarnya bukanlah sesuatu hal yang mustahil untuk tercapai. Tentu terdapat kemungkinan untuk terwujudnya prediksi tersebut. Nama besar Pacquiao tidak bisa dianggap sebelah mata. Masih jelas diingatan para penggemar tinju saat Pacquiao meladeni Floyd Mayweather Jr di tahun 2015 lalu.

Laga Pacquaio kontra Mayweather kala itu dianggap sebagai “Fight of the Century” atau “Pertarungan Abad Ini”. Pacquiao dan Mayweather mampu menarik hingga 4,6 juta penonton yang rela membayar untuk menyaksikan keduanya bertarung. Sayangnya setelah laga tersebut, Pacquiao belum kembali mencatatkan rekor penonton pay-per-view dibeberapa laganya kemudian.

Pasca melawan Pacquiao nantinya, jika Thurman berhasil memenangkan laga tersebut, Thurman harus puas dengan kenyataan bahwa kemenangan tersebut belum mampu untuk mencatatkan namanya sebagai petinju nomor satu kelas welterweight. Setidaknya untuk kembali mencapai hal tersebut, Thurman harus memberanikan diri menantang Errol Spence Jr. atau Terrence Crawford.

Munculnya nama Spence Jr. dan Crawford sejalan dengan keinginan para penggemar tinju. Thurman tidak akan kemana-mana jika hanya mengikuti keinginannya untuk melawan petinju – petinju yang berada dibawah level Spence Jr. dan Crawford.