Kelanjutan Nasib Mesut Ozil di Arsenal

Kelanjutan Nasib Mesut Ozil di Arsenal

Awal Februari tahun lalu Mesut Ozil resmi memperpanjang kontraknya bersama Arsenal. Gelandang tim nasional Jerman tersebut bersedia bekerja sama dengan Arsenal untuk tiga tahun kedepannya. Itu artinya kontrak kerjasama Ozil dan Arsenal baru akan berakhir pada Juni 2021.

Namun Ozil tampaknya harus mempertimbangkan lagi keputusannya memperpanjang kontrak dengan Arsenal. Pasalnya manajer Arsenal saat ini, Unai Emery sepertinya telah menyusun rencana untuk melakukan transfer pemain musim dingin mendatang.

Dilansir dari Bola.net, pelatih asal Spanyol tersebut memprioritaskan untuk memasukkan Ozil dalam bursa transfer tersebut. Tak lain dan tak bukan demi menyingkirkan pemain yang direkrut Arsenal dari Real Madrid tersebut.

Sejak kedatangan Unai Emery, Ozil bahkan baru bermain di 25 laga dari 46 laga yang telah dilalui bersama Emery, seperti dilansir dari fivethirtyeight.com termasuk satu laga di musim ini. Absennya Ozil tampaknya lebih disebabkan ketidakcocokannya dengan rencana Emery atau bahkan Arsenal.

Sejak awal musim 2019/2020 Ozil baru sekali dimainkan yakni saat Arsenal menantang Watford dan berakhir dengan skor dua sama. Ia bahkan tidak bermain penuh selama dua kali empat puluh lima menit.

The Mirror bahkan mengklaim bahwa Unai Emery tidak lagi menginginkan kehadiran Ozil diskuadnya. Ia berharap agar Ozil segera angkat kaki dari Arsenal. Hal tersebut mungkin disebabkan beban gaji Ozil yang besar.

Untuk diketahui, Ozil mendapatkan gaji sebesar 350 ribu poundsterling per pekannya. Namun menurut Emery apa yang didapatkan Ozil di Arsenal tidak sebanding dengan apa yang diberikannya untuk Arsenal.

Emery bahkan menargetkan untuk menyegerakan transfer Ozil pada Januari mendatang. Jika tidak sesuai rencana maka dirinya berharap Ozil akan benar – benar meninggalkan Arsenal di musim panas musim depan. Emery bersedia meminjamkan Ozil pada klub yang membutuhkannya namun berharap ada klub yang ingin menjadikannya sebagai pemain permanen.

Beberapa klub memang menaruh minat pada Ozil. Dua klub asal Serie A, Inter Milan dan AC Milan termasuk didalamnya yang tertarik dengan pemain berusia 31 tahun tersebut. Klub asal Turki, Galatasaray pun tampaknya berminat namun terkendala besaran gaji Ozil yang dianggap terlalu mahal.

Keberadaan Ozil di Arsenal pun turut mengundang komentar dari seorang mantan pemain Premier League, Kevin Phillips. Phillips merasa Mesut Ozil tak lagi bersemangat bermain untuk Arsenal.

Tidak ada yang meragukan kemampuan Mesut Ozil. Namun sepertinya saat ini bukan lagi eranya Ozil. Dalam dua musim terakhir penampilan Ozil tidak bisa dikatakan baik – baik saja. Seperti itulah yang dipikirkan Kevin Phillips.

Menurutnya sebaiknya Arsenal mempertimbangkan untuk menjualnya sama seperti yang Emery pikirkan. Dengan gaji sebesar Ozil, Phillips menambahkan seharusnya Ozil mampu memberikan yang terbaik.