Liga 1 Putri : Serba – Serbi Tiga Hari Pelaksanaan Liga 1 Putri 2019

Liga 1 Putri : Serba – Serbi Tiga Hari Pelaksanaan Liga 1 Putri 2019

Kompetisi Liga 1 Putri 2019 resmi digulirkan pada Sabtu (05/10) lalu. PSSI yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal, Ratu Tisha Destria serta perwakilan anggota Komite Eksekutif PSSI, Papat Yunisal dan Refrizal menghadiri kick-off perdana.

Kompetisi yang diikuti 10 klub ini dibagi kedalam dua grup yaitu grup A dan grup B. Grup A dihuni PSS Sleman, Tira Persikabo, Persija, PSIS Semarang dan Persib. Sedangkan grup B terdiri dari Persipura, PSM Makassar, Arema, Persebaya dan Bali United.

PSS Sleman kontra Tira Persikabo menjadi laga perdana di grup A. Pertandingan yang dimenangkan oleh Tira Persikabo dengan skor 3 –  1 digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Pemain Tira Persikabo, Insyafadya Salsabila menjadi pemain yang pertama kali mencetak gol di kompetisi ini.

Sementara di grup B pertemuan antara Arema vs Persipura menjadi laga pembuka. Persipura memetik kemenangan pertamanya dengan skor 1 – 0. Gol semata wayang dari Akudiana Tebay merupakan gol perdana di grup B.

Total hingga Senin (07/10) kemarin ada delapan pertandingan yang digelar untuk kedua grup. Grup A telah mempertemukan PSS Sleman vs Tira Persikabo, PSIS Semarang vs Persija, Persija vs Tira Persikabo dan PSS Sleman vs Persib Bandung.

Sementara di grup B juga telah digelar empat pertandingan seperti halnya grup A. Laga tersebut adalah Arema vs Persipura, PSM Makassar vs Bali United, Persipura vs PSM, dan Arema vs Persebaya.

Adapun jadwal pertandingan sepertinya hanya diatur pada siang dan sore hari. Jadwal siang dimulai pada pukul 13.00 WIB sementara sorenya dimulai pukul 16.00 WIB.

Hingga pelaksanaan hari ketiga ini hampir tidak ada masalah berarti dari pihak klub yang berpartisipasi. Persipura yang menjalani laga perdananya di Gelora Brantas hanya mengeluhkan tentang kondisi lapangan. Sama halnya dengan yang dialami Bali United.

Kedua klub tersebut bahkan mengharapkan agar lokasi pertandingan dipindah. Seperti dilansir dari Bola.com, akibat keluhan tersebut muncul pembahasan pemindahan lokasi pertandingan ke Stadion Gajayan, Kota Malang.

Jika dibandingkan, Stadion Gajayana memang memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan Stadion Brantas. PSSI merespon hal tersebut dengan menghubungi pihak panitia penyelenggara untuk melakukan koordinasi dengan pihak Stadion Gajayana.

Selain masalah stadion yang dikeluhkan klub di grup B, beberapa klub juga sempat mengeluhkan pengaturan jadwal. Seperti diketahui pertandingan dimulai pada pukul 13.00 WIB. Itu artinya laga digelar ditengah panasnya cuaca siang hari.

Selain itu jadwal pertandingan dianggap terlalu mepet. Hingga akhirnya ada beberapa klub yang harus menjalani pertandingan dua hari berturut – turut bahkan di tengah cuaca panas. Seperti halnya yang dialami oleh Persija Jakarta.

Persija meladeni PSIS Semarang pada Minggu (06/10). Laga keduanya digelar pada sore hari pukul 16.00 WIB. Keesokan harinya (Senin, 07/10) Persija harus kembali menggelar laga melawan Tira Persikabo di siang hari. Praktis Persija hanya sempat beristrahat sejenak sebelum menjamu Tira.

Setelah berjalan selama tiga hari hingga Senin (07/10), kompetisi Liga 1 Putri diliburkan hari ini (Selasa, 08/10). Kompetisi akan kembali digelar pada keesokan harinya, Rabu (09/10).