Pelatih Madura United : Tidak Mudah Meraih Kemenangan Atas Persib

Pelatih Madura United : Tidak Mudah Meraih Kemenangan Atas Persib

Laga antara Madura United vs Persib Bandung pada Sabtu (05/10) lalu menarik perhatian banyak pihak. Pasalnya laga tersebut diwarnai kontroversi. Salah satu kontroversi yang ramai dibicarakan netizen di media sosial adalah masalah kepemimpinan wasit yang dinilai berat sebelah.

Madura United memenangkan laga melawan Persib Bandung dengan skor tipis 2 – 1. Persib Bandung mencetak gol pembuka lewat pemain bernomor punggung 13, Febri Hariyadi. Gol tersebut dicetak pada menit ke-3.

Laga yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan , Bangkalan tersebut diakui oleh Rasiman, pelatih Madura United cukup sulit bagi timnya. Walaupun secara statistik Madura United menguasai jalannya pertandingan pada babak pertama.

“Alhamdulillah babak pertama kita masih bisa kontrol. Secara possession hampir 67 % di babak pertama. Anak – anak tetap percaya dengan filosofi kita untuk coba terus mengendalikan pertandingan,” ujar Rasiman.

Tertinggal 0 – 1 dari Persib Bandung, Madura United berusaha untuk bangkit. Keberuntungan datang pada menit ke-27 setelah pemain Persib, Nick Kuipers menjebol gawangnya sendiri dan memberikan poin untuk Madura United. Kedudukan imbang 1 – 1.

Permainan yang  ditampilkan Persib di lapangan cukup menyusahkan pasukan Laskar Sapeh Kerrab, julukan Madura United. Persib memanfaatkan para pemainnya yang unggul dalam hal kecepatan. Akibatnya long ball dan counter attack pun kerap kali menghiasi jalannya pertandingan seperti dilansir dari Bolalob.com.

Gol penentu kemenangan Madura United datang dari Alberto ‘Beto’ Goncalves pada menit ke-64. Gol tersebut merupakan penalti bagi Madura United setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran yang dilakukan oleh Achmad Jufriyanto.

Dilansir dari Bolasport.com, Persib sempat mendapatkan beberapa kali kesempatan untuk menambah gol. Salah satu diantaranya adalah melalui pemain asal Argentina, Esteban Gabriel Vizcarra.

Sayangnya tendangan yang dilakukan Vizcarra pada menit ke-58 tersebut masih melambung tinggi dan gagal menciptakan poin tambahan untuk Persib. Sepuluh menit kemudian, Persib kembali mencoba peruntungan lewat Ezechiel Ndouassel. Ndouassel berusaha mencetak gol lewat tandukannya namun gagal.

Walaupun dalam posisi tertinggal 2 – 1 Persib malah berbalik memegang kendali permainan. Insiden sempat terjadi di kubu Persib yang melibatkan Omid Nazari dan Syahrian Abimanyu.

Omid Nazari terpaksa digantikan Hariono pada menit ke-81 setelah berbenturan dengan  Syahrian Abimanyu. Benturan tersebut membuat Nazari pendarahan pada bagian kepalanya.

Walaupun mengaku kesulitan menghadapi Persib, pelatih Madura United, Rasiman tetap mengucap syukur atas kemenangan timnya. Kemenangan yang memastikan Madura United mendapatkan tambahan tiga poin.

Bertambahnya poin tersebut menjadikan Madura United berada di urutan kedua klasemen sementara dengan mengoleksi 38 poin dari total 22 pertandingan yang dilakoni. Sementara sang lawan Persib Bandung kini berada diurutan ke-11 dan  mengoleksi 24 poin dari total 21 laga yang dijalani.

“Alhamdulillah puji syukur hari ini (Sabtu, 05/10) kita bisa mengunci tiga poin. Tapi prosesnya sangat tidak mudah. Persib bermain lebih pragmatis. Artinya banyak long ball, counter attack yang memanfaatkan kecepatan beberapa pemain seperti Febri,” ujar Rasiman seperti dilansir dari Bolalob.com.