Profil Singkat Sirkuit Termas de Rio Hondo Argentina

Gelaran ajang balap motor bergengsi di dunia, Moto GP, baru saja kelar digelar pada 10 Maret lalu. Sirkuit Losail Internasional Qatar menjadi sirkuit pembuka musim Moto GP tahun ini. Andrea Dovizioso, wakil tim Ducati, menempati podium pertama dengan catatan waktu 0:42:36.902 disusul Marc Marquez, pembalap andalan tim Honda, ditempat kedua dan Cal Crutchlow, wakil Honda lainnya, di tempat ketiga.

Dua minggu kedepan tepatnya pada tanggal 31 Maret gelaran Moto GP kembali akan digelar. Kali ini sesuai jadwal yang telah dirilis jauh hari sebelumnya, Sirkuit Termas de Rio Hondo Argentina menjadi tempat berlangsungnya balapan.

Sebelum dimulainya balapan Moto GP sesi kedua, ada baiknya sedikit mengetahui tentang arena yang menjadi tempat digelarnya balap Moto GP, Sirkuit Termas de Rio Hondo.

Sirkuit ini dikenal dengan sebutan lengkapnya Sirkuit Termas de Rio Hondo, Santiago del Estero, Argentina. Sirkuit ini juga dikenal dengan nama Autodromo Termas de Rio Hondo. Berlokasi di Termas de Rio Hondo, tepatnya sekitar 6 km di sebelah utara sebuah kota kecil di Provinsi Santiago del Estero, Argentina.

Sirkuit yang didirikan pada tahun 2007 ini merupakan hasil rancangan seorang arsitek berkebangsaan Italia bernama Jarno Zaffelli. Pada tahun 2012 sirkuit ini mengalami renovasi ulang dan pembangunan kembali untuk melengkapi sarana dan prasarana yang masih kurang. Renovasi ini bertujuan untuk menjadikan sirkuit Termas de Rio Hondo sebagai sirkuit yang termodern, aman dan lebih berenergi di wilayah Amerika Latin.

Pada tahun 2013 digelar FIA WTCC Race of Argentina World Touring Car Championship seri kelima belas dan enam belas. Masih ditahun yang sama, sirkuit ini juga menjadi arena official test pertama Moto GP dan Moto2. Sirkuit ini juga menjadi tempat digelarnya ajang TC 2000 Championship (Turismo Competicion 2000) yang merupakan balap mobil touring yang digelar di Argentina sejak tahun 1979.

Pada tahun 2014 Moto GP resmi kembali ke Argentina setelah sekitar lima belas tahun lamanya penyelenggaraan Moto GP di Argentina dihentikan. Sebelumnya, Argentinean Grand Prix pertama kali diselenggarakan pada tahun 1961 di Argentina. Penyelenggaraan Argentinean Grand Prix menjadi ajang Moto GP pertama yang digelar di luar Benua Eropa.

Sirkuit ini didesain dengan panjang lintasan mencapai 4.805 km atau sekitar 2.985 miles.  Terdapat empat belas belokan dengan masing – masing lima belokan kiri dan sembilan belokan kanan. Lebar lintasannya sendiri mencapai jarak enam belas meter atau sekitar 52.49 kaki dengan lintasan lurus terpanjangnya mencapai 1076 meter atau sekitar 3530.18 kaki.

Dibangun di atas wilayah seluas 150 hektar dan pertama kali diresmikan pada 11 Mei 2008 bertepatan dengan pelaksanaan Kejuaraan Argentina’s Touring Car Racing.

Selama gelaran Moto GP, sirkuit ini telah menjadi saksi beberapa momen penting seperti diantaranya adalah pencapaian rekor tercepat Valentino Rossi di sirkuit ini dengan catatan waktu 1’39.109 dengan kecepatan 174.7 yang diraihnya pada musim balap 2015. Sebelumnya Marc Marquez telah memecahkan rekor catatan waktu tercepat dengan waktu 1’37.683 namun masih kalah sedikit dengan kecepatannya yang mencapai 177.1.

Rekor Marc Marquez ini diciptakannya pada tahun 2014. Hanya setahun sebelum Valentino Rossi. Marc Marquez juga memegang rekor sebagai pembalap yang menempati pole position paling sering sebanyak empat kali. Marquez pun masih memegang rekor sebagai pembalap yang paling sering memenangkan balapan di sirkuit ini dengan catatan dua kali kemenangan.