Sistem Pindah Bola Dalam Bulu Tangkis dan Aturannya

Bulu tangkis adalah salah satu cabang olahraga yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia bahkan dunia. Pertandingan internasional bulu tangkis sendiri tidak pernah berhenti setiap tahunnya. Antusiasme masyarakat pada permainan olahraga yang satu ini memang terbilang lebih tinggi dibandingkan permainan lainnya.

Namun sayangnya meskipun banyak yang menyukai olahraga ini, banyak pula yang tidak mengenal dengan baik aturan yang berlaku di dalamnya. Salah satu aturan penting dalam permainan bulu tangkis adalah sistem penghitungan poin.

Dalam aturannya, sistem penghitungan poin pada permainan bulu tangkis dari nomor ganda dapat dibagi menjadi dua jenis. Pertama, adalah dengan menggunakan sistem pindah bola. Dalam sistem pindah bola, terdapat aturan khusus yang menandai salah satu pemain sebagai orang pertama.

Orang pertama harus ditentukan terlebih dahulu sebelum permainan bulu tangkis dimulai. Penentuan orang pertama harus dilakukan dengan baik karena posisi orang pertama ini akan terus digunakan pada setiap awal set. Selain itu, jumlah poin yang diperoleh, baik genap maupun ganjil akan menentukan dimana posisi orang pertama ini nantinya.

Dalam penghitungan poin pada sistem pindah bola, setiap pemain akan mendapatkan jatah servis satu kali selama permainan berlangsung. Servis juga hanya dilakukan oleh pemain yang posisinya sesuai dengan poin yang telah diraih. Servis akan terus dilakukan oleh pemain tersebut hingga lawan mendapatkan poin.

Sistem perhitungan poin ini hanya digunakan hingga tahun 2002 saja. Pada tahun selanjutnya, sistem perhitungan poin diganti dengan sistem 5×7 poin. Namun pada Agustus 2002, sistem perhitungan poin kembali diganti dan kembali menggunakan sistem pindah bola, namun dengan perubahan yang telah disesuaikan.

Namun kini, perhitungan poin dalam permainan bulu tangkis menggunakan sistem reli poin dimana setiap pemain melakukan kesalahan, maka secara otomatis pasangan lawan akan mendapatkan poin. Pasangan pemain harus memenangkan 2 set permainan dengan poin 21 di setiap setnya. Namun jika terjadi posisi poin 20 di kedua pasangan, maka akan terjadi jus 2 atau poin harus mencapai 22.

Jus 2 akan otomatis kembali diberlakukan. Namun jika poin masih sama di angka 29, maka tidak ada lagi jus. Permainan dihentikan pada poin 30.