Tyson Fury Tidak Berminat Menantang Dillian Whyte

Tyson Fury Tidak Berminat Menantang Dillian Whyte

Eddie Hearn, promotor Matchroom Boxing, sepertinya harus kembali mencari kandidat lawan bagi Dillian Whyte dalam rangka eliminasi gelar WBC kelas heavyweight. Hal ini menyusul pernyataan yang dilontarkan Tyson Fury yang isinya Fury tidak tertarik sama sekali untuk meladeni Dillian Whyte.

Dalam pernyataannya Fury ingin menekankan bahwa dirinya adalah seorang juara dunia kelas heavyweight. Ia tidak suka berada dalam posisi diatur dan diarahkan mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukannya.

“Saya harus meladeni laga kontra Tom Schwarz terlebih dahulu. Namun jika orang – orang terus mengatakan apa yang seharusnya saya lakukan, hal itu tidak akan baik untukku.” Ujar Fury.

Pernyataan Fury ini tentu saja berdampak pada Dillian Whyte. Whyte kini kembali berada dalam situasi dimana dirinya tidak memiliki pilihan untuk laga mandatory WBC yang jelas sangat diinginkannya.

Sebelumnya Eddie Hearn selaku promotor Dillian Whyte sangat bersemangat tatkala Tyson Fury sempat menyinggung dalam wawancaranya keinginannya untuk menghadapi Whyte. Keinginan Fury itu sesungguhnya bersyarat. Fury bersedia bertemu dengan Whyte asalkan pertemuannya tersebut memperebutkan sabuk Diamond WBC.

Eddie Hearn tampaknya menganggap serius pernyataan yang sepintas lalu diutarakan Fury dalam wawancara tersebut. Hearn bahkan menghubungi pihak World Boxing Council agar pihak WBC mau memberikan kesempatan digelarnya pertemuan Whyte kontra Fury.

Hearn seharusnya sadar sedari awal jika pernyataan Fury tersebut hanya bercanda. Fury tentunya menganggap dirinya tidak memerlukan laga eliminasi tersebut.

“Sejujurnya saya rasa laga antara saya dengan Whyte tidak akan terwujud. Melawan Dillian Whyte untuk laga mandatory tidak menarik untukku. Saya seorang juara dunia kelas heavyweight. Sejauh yang saya ketahui, Dillian Whyte tidak penting untukku. Saya akan memukulnya jatuh jika dia tetap menginginkan laga melawanku.” Ujar Fury saat ditanya kemungkinan dirinya melawan Whyte dalam rangka laga eliminasi WBC.

Menanggapi pernyataan Fury, seharusnya memang telah diketahui oleh Hearn. Hearn seharusnya sadar, seorang Tyson Fury (27-0-1, 19 KO) tentunya tidak pernah berniat serius untuk meladeni Whyte hanya karena gelar WBC ataupun demi sabuk Diamond WBC. Yang jelas Fury tampaknya hanya sekedar membuang kata untuk membuat orang – orang penasaran dengan laga rematchnya melawan Deontay Wilder tahun depan.

Fury tentunya harus menjaga perhatian dan animo para penggemar tinju tetap besar terhadapnya. Setidaknya hingga laga rematchnya kontra Wilder digelar. Sementara bagi Fury, laga melawan Whyte tidak akan memberikannya keuntungan yang setimpal jika dituruti.

Jika seandainya Fury benar – benar bertemu dengan Whyte, tidak susah bagi Fury untuk mengalahkan Whyte.  Walaupun memang tetap akan tersaji laga yang menarik. Gaya bertinju keduanya tentu akan memberikan tontonan menarik bagi para penggemar tinju.  

Dengan kenyataan yang ada, Whyte tentunya harus bersabar hingga WBC mendapatkan pengganti Fury untuk menantangnya di laga eliminasi. Whyte memang berkeras tidak ingin melepaskan kesempatan menjadi penantang di laga mandatory Deontay Wilder.