YONEX French Open 2019 : Ahsan / Hendra Tumbang Di Tangan Wakil India

Hari ketiga pelaksanaan YONEX French Open 2019 wakil Indonesia bertumbangan. Total ada enam pemain dan pasangan pemain yang gagal melaju ke babak perempat final.

Hanya sektor tunggal putra yang sukses meloloskan dua wakilnya ke babak selanjutnya. Sementara sektor lainnya beberapa wakilnya harus angkat koper lebih dulu.

Anthony Sinisuka Ginting sukses mengalahkan wakil Cina, Huang Yu Xiang hanya dalam 31 menit saja. Permainan Yu Xiang bahkan tidak bisa berkembang di bawah tekanan Ginting. Praktis Yu Xiang hanya mampu mencetak skor Afrika dengan 11 – 21, 10 – 21.

Sementara rekan Ginting, Jonatan Christie harus berjibaku selama sejam menantang pemain Hong Kong, Lee Cheuk Yi. Kemenangan Jonatan dengan skor 17 – 21, 22 – 20, 21 – 15 menjadikan kedudukan head to head keduanya dua sama.

Kevin Sanjaya / Marcus Fernaldi juga melaju mulus ke babak selanjutnya setelah lawan mereka, Kim Gi Jung / Lee Yong Dae terpaksa mengakhiri pertandingan lebih awal karena cedera yang dialami Lee Yong Dae.

Sayangnya andalan Indonesia di sektor ganda putra lainnya, Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan harus tersingkir setelah dikalahkan tiga set oleh wakil India, Satwiksairaj Rankireddy / Chirag Shetty. Ahsan / Hendra mungkin kelelahan akibat jarak turnamen yang terlalu dekat antara Denmark Open dan French Open.

Kekalahan Hendra / Ahsan diikuti oleh wakil ganda putri, Greysia Polii / Apriyani Rahayu. Wakil ganda putri unggulan keenam ini kalah dua gim langsung dengan skor 21 – 19, 21 – 12 dari pemain Cina nonunggulan, Liu Xuan Xuan / Xia Yu Ting.

Wakil sektor ganda putra lainnya Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira / Ade Yusuf Santoso terhenti di babak 16 besar French Open 2019. Setelah sejam bertarung melawan wakil Cina unggulan ketujuh, Han Cheng Kai / Zhou Hao Dong dan berakhir dengan skor 21 – 18, 20 – 22, 22 – 20.

Wahyu / Ade memang menunjukkan kemampuan dan tekad mereka untuk melaju ke babak selanjutnya. Sayangnya pasangan pemain muda Cina, Han / Zhou masih terlalu sulit untuk ditaklukkan.

Di sektor lainnya ada Fitriani yang menjadi satu – satunya wakil Indonesia yang lolos ke babak 16 besar setelah Gregoria Mariska Tunjung kalah. Sayangnya Fitriani pun gagal menjaga asa untuk terus melaju. Fitriani dikalahkan wakil Cina unggulan ketujuh He Bing Jiao.

Padahal jika dilihat dari statistik Fitriani punya peluang untuk mengalahkan lawannya. Setelah merebut set pertama, Fitriani tidak tampil konsisten dan menyerah di set kedua dengan skor timpang. Sayangnya di set terakhir Fitriani gagal memanfaatkan kesempatan dan akhirnya kalah dengan skor 18 – 21, 21 – 10, 22 – 20.

Sektor terakhir ada sektor ganda campuran. Tiga wakil yang sampai ke babak 16 besar hanya menyisakan satu wakilnya di babak perempat final yakni Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti.

Pasangan Hafiz Faizal / Gloria Emmanuelle Widjaja dan Rinov Rivaldy / Pitha Haningtyas Mentari harus mengakui kekalahan mereka. Hafiz / Gloria yang merupakan unggulan kedelapan turnamen menyerah kalah dari pasangan asal Inggris, Ben Lane / Jessica Pugh. Head to head keduanya menjadi imbang satu sama dengan kekalahan ini.

Rinov / Pitha pun mengalami nasib yang sama. Bertemu wakil Malaysia Tan Kian Meng / Lai Pei Jing, Rinov / Pitha kalah setelah bermain tiga set selama sejam. Skor akhir kedua pasangan 9 – 21, 21 – 18, 22 – 20.

Andai saja Rinov / Pitha mampu konsisten menekan pasangan lawan seperti yang dilakukan pada set pertama bukan tidak mungkin keduanya mengakhiri pertandingan hanya dalam dua set.