9 Cara Memilih Raket Tenis untuk Pemula

Mungkin Anda adalah seorang petenis pemula sehingga agak kesulitan dalam membeli raket tenis yang benar-benar tepat untuk Anda bermain? Memilih raket tenis tidaklah sembarangan karena raket yang tepat dengan kualitas yang baik tentu akan makin mendukung permainan Anda secara sempurna. Dalam memilih raket tenis lapangan yang benar, Anda bisa melihat beberapa cara berikut.

(Baca juga: teknik dasar permainan sepak bola)

  1. Pilih Raket dengan Grip yang Tepat

Ketika memilih raket tenis, khususnya tenis lapangan, tentu saja menemukan dan membeli raket dengan grip yang tepat adalah suatu hal yang penting. Jika memang untuk tenis yang dimainkan oleh orang dewasa, biasanya ukuran grip yang paling benar adalah yang 10-12 cm.

10-12 cm tersebut adalah setara dengan 4-4 5/8 inci dan alangkah baiknya kalau Anda mengukur juga dari garis lipat tengahyang ada di telapak tangan hingga mencapai ujung jari tengah. Caranya adalah dengan menyelipkan jari telunjuk tangan yang lain di antara ujung jari maupun pangkal telapak tangan penggenggam raket. Kesimpulannya, pegangan raket terlalu kecil kalau telunjuk Anda tak muat.

Sebaliknya, kalau pegangan raket terlalu besar biasanya ditandai dengan sisa banyak ruang ketika Anda memegangnya. Pilihlah yang paling pas dan pastikan Anda nyaman ketika memegangnya karena saat memainkannya Anda memerlukan raket yang dapat secara efisien digunakan dan membawa Anda pada kemenangan.

  1. Menimbang Beberapa Ukuran Grip dan Memilih yang Lebih Kecil

Ada baiknya dalam memilih raket tenis, Anda bisa mencoba untuk menimbang beberapa ukuran gripnya. Jika sudah menimbang, Anda bisa memilih yang ukurannya lebih kecil dan tidak masalah kalau pegangannya terlalu kecil. Anda bisa melakukan trik untuk menambah ketebalan grip yang dirasa kurang.

Jika Anda kurang nyaman dengan pilihan yang lebih kecil gripnya, Anda bisa menambah ketebalan lingkarnya. Gunakan overgrip tape yang bisa dimanfaatkan untuk Anda lilitkan pada sekeliling pegangan. Overgrip tape adalah sejenis selotip khusus untuk menambah ketebalan pegangan raket yang memang tebal tapi cukup lembut sehingga Anda tetap nyaman ketika memegang raket.

  1. Mempertimbangkan Panjang Normal Raket

Panjang raket yang dianggap normal adalah 69 cm atau setara dengan 27 inci. Tapi tak masalah kalaupun Anda ingin menambah tenaga dengan memilih raket berukuran lebih panjang dari yang normal tersebut. Raket dengan panjang tradisional biasanya adalah 69-71 cm (baik untuk pemula), tapi ada juga raket yang lebih panjang.

Raket yang lebih panjang tersebut bisa sampai 74 cm atau 29 inci di mana tentunya besar daya ungkit ketika Anda mengayunkannya pun juga makin besar dengan makin panjangnya raket. Pukulan pun otomatis lebih kuat karena lebih bertenaga. Hanya saja, tenis lapangan yang panjang akan sulit dalam membidik.

  1. Memilih Raket dengan Kepala Besar

Bagi para pemula, membeli raket yang kepalanya besar adalah sebuah hal penting, namun juga perhatikan bahwa selain kepala yang besar, beratnya pun harus berimbang. Pemain pemula membutuhkan sebuah raket tenis yang ketika diayunkan bisa memberikan banyak tenaga walau tidak secara berlebihan.

Jadi, pilihlah sebuah raket yang terekomendasi sepertu ukuran kepala yang 684-761 cm persegi dengan panjang 27 inci atau 69 cm, serta berat yang termasuk ringan (9-10 ons atau 255-284 gram). Untuk poin keseimbangan, pastikan beratnya justru ke arah kepala raket atau istilah lainnya head-heavy dan keseimbangan mencapai bagian ujung atasnya.

Baca juga:

  1. Mengenal 3 Tipe Raket

Ketika hendak bermain tenis, pastikan bahwa Anda sudah mengenal bahwa ada 3 bentuk umum dari raket tenis lapangan. Pemilihan tentunya ditentukan oleh kebutuhan pemain, gaya bermain, sekaligus juga tingkat keterampilan. Ada 3 bentuk yang paling sering kita temui, yaitu:

  • Control Racquet/Player’s Racquet – Jenis raket ini berkepala kecil, tapi tugasnya adalah sebagai pemberi kontrol maksimal. Ukuran pun lebih berat bila dibandingkan dengan raket bentuk lainnya.
  • Tweener Racquet – Bentuk raket satu ini dapat digunakan oleh pemain tenis dengan tingkat keterampilan mana pun. Baiknya lagi, manuver raket ini termasuk tinggi, begitu juga kontrol serta tenaganya sangat seimbang.
  • Power/Game Improvement Racquet – Bentuk raket ini memiliki kepala besar namun beratnya termasuk ringan dengan bentuk yang juga panjang. Petenis pemula hingga level menengah bisa memakai raket ini.
  1. Mengenali Bahan Raket

Pemula akan lebih baik kalau memilih raket yang terbuat dari bahan kuat tapi ringan seperti grafit. Namun jika Anda memilih raket dari bahan titanium atau aluminium juga boleh karena cocok-cocok saja dengan pemula. Raket tenis lapangan dari bahan-bahan tersebut adalah pilihan terbaik bagi pemula dan tentunya harga juga termasuk bersahabat dengan kenyamanan yang cukup tinggi.

  1. Memilih Anyaman String Raket yang Tepat

Anyaman senar/string pada raket tenis juga menentukan tingkat kenyamanan Anda dalam bermain tenis. Jadi, pastikan bahwa raket yang Anda pilih beranyaman rapat (close string) di mana ukurannya adalah 18 x 20 yang paling umum di mana lebih awet dengan pukulan bola lebih terarah tap lebih kaku. Jenis umum lainnya adalah anyaman longgar (open string) di mana ukurannya adalah 16 x 18 yang memberikan pukulan keras tapi senar bisa terancam lebih cepat putus.

  1. Mencoba Raket sebelum Membeli

Jika ingin memperoleh raket yang terbaik, Anda perlu mencoba beberapa raket lebih dulu ketika berada di toko sebelum membelinya. Anda bisa memraktikkannya dengan cara melakukan beberapa kali ayunan dan rasakan apakah raket dapat digenggam oleh tangan Anda secara nyaman. Ketika memang sudah pas dan yakin, langsung pilih dan beli.

  1. Meminjam Raket Teman untuk Mencobanya

Anda juga bisa menanyakan lebih dulu kepada beberapa teman petenis Anda dan meminta mencoba raket mereka sejenak. Bermainlah dengan raket teman Anda supaya dapat mengetahui raket seperti apa yang cocok dengan Anda. Karena gaya bermain dan ayunan raket setiap orang tidak sama, maka Anda bisa mencoba menentukan raket terbaik untuk diri Anda dengan mencoba raket milik teman lebih dulu sebelum ke toko alat olahraga.

(Baca juga: latihan fisik sepak bola)

Pilihlah raket yang benar agar Anda bisa bermain dengan baik serta terhindar dari risiko nyeri dan stres pada otot gara-gara salah pilih raket. Pemula pun juga perlu mempelajari teknik dasar tenis lapangan lebih dulu sebelum mulai bermain.