Inilah Teknik Renang Militer yang Lebih Sulit Dibandingkan Renang Biasa!

Dalam dunia militer, renang menjadi salah satu bagian penting yang harus dipelajari. Renang militer berbeda dengan renang biasa. Untuk pelaksanaannya, jauh lebih sulit dibandingkan dengan renang biasa.

Dalam renang militer, para prajurit wajib mengenakan pakaian militer lengkap, bahkan helm dan senjata juga harus dibawa. Maka dari itu, renang militer jauh lebih berat dibandingkan renang biasa karena beban yang dibawa. Setiap prajurit diwajibkan mampu melewati tes renang militer ini. Renang militer juga menjadi salah satu syarat kenaikan pangkat UKP.

Pada dasarnya, renang militer memiliki teknik atau gaya seperti renang biasa. Para prajurit harus menguasai teknik dasar dan lanjutan dalam renang. Salah satu teknik renang yang wajib dikuasai dengan baik adalah gaya dada. Teknik renang gaya dada atau katak menjadi teknik yang paling sering digunakan nantinya.

Para prajurit akan lebih sering berenang dalam jarak jauh. Misalnya berenang melewati sebuah danau atau bahkan selat untuk mencapai titik tujuan. Dengan menggunakan teknik renang gaya dada, prajurit dapat mencapai titik tersebut tanpa harus kehilangan banyak energi.

Jika menggunakan teknik renang gaya bebas atau kupu-kupu tentu akan menghabiskan lebih banyak energi. Sedangkan para prajurit harus menghemat energinya untuk melakukan tugas selanjutnya. Inilah yang menjadi alasan utama diutamakannya gaya dada dibandingkan gaya lainnya.

Namun untuk bisa melakukan teknik renang militer, prajurit juga harus memiliki energi yang besar. Berenang dalam jarak jauh membuat tubuh sangat mudah lelah. Maka dari itu, para prajurit yang akan melakukan teknik renang militer diwajibkan mengkonsumsi berbagai jenis makanan dengan protein yang tinggi.

Berbekal asupan protein dan teknik renang militer yang baik, maka seorang prajurit telah siap untuk melaksanakan tugasnya. Bahkan meskipun ia harus menyeberangi lautan sekalipun. Inilah salah satu bentuk perjuangan dan pembuktian rasa cinta tanah air dari para prajurit.