10 Cara Belajar Juggling Untuk Pemula Paling Mudah

Juggling merupakan teknik akrobatik untuk memainkan bola agar tidak menyentuh tanah. Bermain juggling dalam sepak bola bukanlah hal yang wajib dikuasai bagi pemain. Biasanya digunakan untuk hiburan dengan menampilkan berbagai acrobat dengan berbagai variasi permainan juggling. Namun, banyak sekali pesepak bola profesional sangat lihai memainkan atraksi yang satu ini. Salah satu nya adalah ronaldinho yang memiliki kemampuan juggling yang cukup mumpuni. Dan juga para pemain top dunia saat ini juga memiliki cara juggling bola sepak yang beragam, sebut saja Lionel Messi, Christiano Ronaldo, dan lain sebagainya.

Kemampuan bermain juggling juga terkadang dikaitkan dengan penguasaan bola dilapangan.jadi tidak ada salahnya jika anda ingin menjadi pemain bola berlatih juggling. Selain itu bermain juggling juga meningkatkan kepercayaan diri pemain. Dan berikut adalah beberapa manfaat lain jika anda belajar juggling;

  • Meningkatkan kemampuan dalam mengontrol bola
  • Meningkatkan sentuhhan pertama bola
  • Meningkatkan konsentrasi
  • Bisa menambah kenyamanan dan kompetensi dalam menerima bola
  • Menciptakan keindahan dalam permainan sepak bola
  • Meningkatkan akurasi passing maupun shotting
  • Meningkatkan kepercayaan diri saat melakukan dribbling.

Bagi anda yang baru atau ingin belajar juggling, berikut kami sajikan cara belajar juggling untuk pemula.

  1. Juggling bukanlah teknik dasar permainan sepak bola, namun anda juga harus serius untuk berlatih jika ingin menjai seorang freestylesrs. Untuk tahap awal melakakukan juggling anda perlu menyiapkan bola yang sedikit kempis, dengan permukaan bola yang keras, sehingga daya pantulnya maksimal. Kemudian, pegang bola dengan kedua tangan dan angkat di depan setinggi dada.  Kemudian jatuhkan bola hingga memantul ke tanah, dan sebelum bola memantul ke tanah lagi, tendang bola ke atas setinggi dada, kemudian tangkap. Gunakan kaki bergantian. Jika bola bisa memantul keatas dengan baik baru kombinasikan latihan dengan menggunakan pola jatuhkan bola – biarkan memantul – tendang keatas dan tangkap hingga menemukan ritme yang bagus. Jangan terlalu terburu –buru, jika anda baru melakukanya untuk pertama kali.
  2. Setelah anda menguasai ritme pola pada langkah pertama dan juga anda sudah benar-benar menguasaninya, anda bisa melanjutkan dengan meningktkan pola tendangan bolanya. Yaitu dengan menambahkan tendangan menggunakan kaki yang sama sebanyak 2 tendangan. Jadi pola untuk selanjutnya adalah jatuhkan bola dengan tinggi sedada, biarkan bola memantul ke tanah, setelah memantul anda bisa menendang bola keatas, tidak perlu keras, namun biarkan bola terangkat keatas, sehingga jatuhnya tetap pada kaki yang sama, kemudian tendang sekali lagi hingga setinggi dada dan tangkap bola tersebut. Anda bisa melakukanya dengan hati-hati dan konsisiten, terutama pada tendangan pertama agar bola bisa berada pada kaki lagi.
  3. Setelah anda menguasai teknik kedua, dimana merupakan teknik dasar dalam belajar juggling. Anda bisa meningkatkan pola latihan anda dengan meningkatkan variasi untuk meningkatkan kemampuan bermain juggling anda. Ada banyak variasi yang bisa anda gunakan untuk latihan seperti melakukan sombrero atau dengan melakukan tembahan tendangan pada pola latihan tahap dua. Atau anda bisa menggunakan medan yang berbeda untuk melatih kemampuan juggling anda, misal dengan mempersempit ruang anda untuk melakukan juggling dengan membuat garis, agar tendangan bola benar-benar statis keatas dan tidak kemana-mana.
  4. Jika anda sudah menguasai teknik pada langkah ketiga selanjutnya adalah meningkatkan variasi dengan yang lebih sulit, yaitu dengan mengulangi pada langkah pertama namun, bola tidak sampai memantul ke tanah. Jadi setelah bola dipegang langsung ditendang keatas lalu tangkap bola. Sehingga polanya menjadi jatuh – tendang – tangkap. Lakukanlah latihan secara konsisten, sehingga kaki akan terbiasa dengan tendangan tendangan setinggi dada dengan menggunakan telapak bagian atas kaki. 
  5. Setelah langkah keempat dirasa konsisten dan sudah dikuasai, selanjutnya adalah meningkatkan kuantitas tendangan menjadi dua kali kemudian tangkap. Pada tendangan pertama usahakan hanya sampai pada lutut atau sebelumnya, sehingga bola akan lebih mudah dikontrol. Pola untuk latihan kelima ini adalah jatuh – tendang – tendang – tangkap. Sebagai seorang pemula hal ini terkadang dirasa cukup sulit, sehingga pola latihan harus konsisten.
  6. Setelah langkah lima dirasa sudah konsisten, maka langkah selanjutnya adalah meningkatkan kuantitas tendangan dari dua menjadi tiga dan tangkap. Setelah tiga tendangan dirasa sudah konsisten, tambahkan lagi menjadi empat tendangan, dan terus tingkatkan sampai anda benar-benar bisa mengendalikan laju bola. Latih juga untuk kaki yang satunya, lalu tes diri anda sendiri dengan menghitung berapa banyak juggling yang bisa anda lakukan.
  7. Juggling bukanlah hal utama untuk sebagai syarat menjadi pemain sepak bola. Namun, suatu kebanggan tersendiri jika bisa melakukanya dengan baik. Ketika latihan menggunakan satu kaki sudah dirasa cukup dan anda sudah mulai terbiasa, selanjutnya adalah berlatih juggling dengan menggunakan dua kaki. Dimana hampir sama dengan langkah keempat, yaitu jatuhkan bola ke kaki dan tendang dengan kaki kanan, lalu untuk selanjutnya anda tendang dengan kaki kiri dengan bola setinggi dada, lalu tangkap bolanya. Sehingga pola pada latihan ini adalah jatuh – tendang menggunakan kaki kanan – tendang mengunakan kaki kiri dan tangkap. Agak berbea dengan langkah-langkah sebelumnya, jika pada langkah-langkah sebelumnya bola ditendang lurus keatas. Untuk tahap ini bola agak diarahkan menuju satu kaki yang digunakan untuk menendang, sehingga anda akan sangat enjoy ketika melakukanya. Tahap ini  dirasa cukup sulit, karena harus menempatkan bola pada titik kaki yang tepat sehingga bola dapat diterima oleh kaki lainya dengan baik.
  8. Setelah langkah keenam dirasa sudah konsisten, selanjutnya adalah menambah kuantintas jumlah tendangan menjadi dua putaran. Sehingga menghasilkan pola jatuh – tendang menggunakan kaki kanan – tendang menggunakan kaki kiri – kaki kanan – Tangkap. Lakukan latihan secara konsisten, dan setelah dirasa cukup baik, selanjutnya anda bisa menambah kuantitas tendangan nya lagi menjadi jatuh – kanan – kiri – kanan – kiri – tangkap. Dan jika dirasa cukup bagus, anda bisa menguji diri anda sendiri dengan menghitung berapa tendangan yang bisa anda lakukan tanpa harus menangkap bola. 

  9. Jika anda sudah cukup mahir dalam mengontrol bola ketika ditendang, anda bisa memulai juggling tanpa menjatuhkan bola terlebih dahulu. Yaitu dengan mengangkat bola langsung menggunakan kaki. Dimana caranya adalah, biarkan bola berada di bawah kaki yang seolah-olah anda menginjaknya. Lalu beri sedikit tekanan menggunakan bagian bawah kaki, dan tarik bola sedikit ke belakang, dan dengan cepat, angkat bola menggunakan ujung kaki sehingga bola bisa melayang diudara lurus ke atas. Untuk selanjutnya anda bisa menggunakan teknik tendang yang sudah dipelajari diatas. Mungkin pada tahap awal anda bisa menggunkan pola ambil – tendang – tangkap. Jika sudah mahir gunakan pola dengan menambahkan kuantitas tendangan menjadi ambil – tendang –tendang – tangkap. Anda bisa menggunakan satu kaki terlebih dahulu hingga dirasa sudah cukup baik. Dan untuk selanjutnya bisa menggunakan kombinasi dua kaki. Lakukan pengujian dengan menghitung seberapa banyak anda bisa mempertahankan bola tanpa terjatuh.
  10. Jika anda sudah melewati berbagai langkah diatas, maka bisa dibilang anda sudah bisa untuk melakukan juggling. Langkah selanjutnya anda bisa membuat variasi dengan menggunakan lutut, menggunakan kepala, menahanya di punggung, menahanya di dahi, dan juga menggunakan variasi gerakan ketika bola berada di udara. Dan juga jika anda sudah mahir dalam berdiri,anda juga bisa melakukanya dalam posisi duduk. Kembangkan beberapa teknik akrobatik untuk menambah keindahan dalam setiap gerakan juggling.