Duet Adcocks Menang, Pastikan Jalannya di Malaysia Open

Bagi pecinta badminton tentu mengenal sosok Adcocks bersaudara ini, mereka ini adalah duo dari negeri Inggris, Chris adcock dan Gabriella adcock. Di hari pertama babak pembuka ini Adcock bersaudara mengalami kesulitan saat menghadapi pemain ganda campuran lokal Tan Kian meng dan Lai pei jing.

Adcock bersaudara keluar sebagai pemenang untuk melangkah ke babak selanjutnya. Dalam pertandingannya kemarin adcock bersaudara ini memenangi pertandingan dengan skor 20-22, 21-11, 21-15.
Dalam wawancaranya seusai pertandingan kemarin adcock bersaudara mengungkapkan bahwa pertandingan diawal sangatlah sulit karena mereka sempat tertinggal dari pasangan Tankian meng dan Lai peng jing 9-15, namun mereka dapat bangkit dan membalikan keadaan sehingga memenangi pada pertandingan babak pertama dengan skor 20-22.

Pada kejuaraAn Malaysia terbuka ini adcock bersaudara merasa sangat menikmati dan kondisinya dalam kondisi prima. Setelah sebelumnya mendapatkan waktu yang cukup untuk beristirahat karena mereka tersisih dari kejuaraan tur HSBC yang membuat mereka mendapatkan waktu yang cukup untuk memulihkan semangat dan tenaga mengikuti pertandingan di Malaysia terbuka ini. Dan hasilnya adalah Adcock bersaudara tidak terbendung dalam pertandingan tersebut.
Dipertandingan lain ganda campuran ini pasangan Tantowi ahmad dan Debby susanto dari Indonesia berhasil melaju kebabak selanjutnya. Diikuti berturut-turut pemain ganda campuran Mark lamsfuss dan Isabel hertrich dari Jerman, Ben lane dan Jessica pugh dari Inggris, Seo seung dan Chae yujung.

Pada perhelatan pertandingan tersebut pasangan Ahmad dan Susanto mengeluarkan unggulan kedelapan Markus ellis dan Lauren Smith dengan skor 21-16, 21-17. Sementara itu pasangan Lamsfuss dan Hertich memenangi pertandingan setelah melawan Ronald dan Anisa dengan skor 19-21. 21-17. 24-22.
Ditemui di sela sela usai pertandingan Ahmad mengatakan bahwa mereka telah terlambat untuk beradaptasi karena pertandingan telah berjalan, namun pada akhirnya kami dapat menemukan irama dan pola permainan Kami. Namun mereka mengatakan bahwa tetap dibutuhkan kekonsistenan dalam kejuaraan ini dan tidak boleh putus asa sampai mendapatkan juara.