Mengenal Sejarah Berdirinya Induk Organisasi Pencak Silat Internasional

Pencak silat ternyata bukan hanya ada di Indonesia. Olahraga yang satu ini merupakan olahraga yang telah lama dikenal di negara rumpun Melayu, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura dan negara rumpun Melayu lain. Adanya persamaan dari berbagai negara ini membuat munculnya rasa keinginan untuk menyatukannya dalam satu wadah yang sama.

Berdirinya Persilat

Keinginan ini akhirnya dituangkan dalam pembentukan Persilat atau Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa yang berdiri pada tanggal 11 Maret 1980 di Jakarta. Pendirian Persilat sendiri diprakarsai oleh 13 orang yang terdiri dari wakil dari Indonesia yang berasal dari KONI, wakil Malaysia dari Kementerian Kebudayaan, Belia dan Sukan, dan wakil dari Singapura dari PERSISI.

Ketika itu, Persilat dikelola secara kolektif oleh 69 anggota dengan ketua presidium Eddie M. Nalapraya. Adapun tugas presidium adalah mengadakan Kongres Persilat.

Tujuan Persilat

Persilat adalah organisasi non laba yang berasaskan persatuan, persaudaraan, dan kekeluargaan. Adapun tujuan Persilat adalah sebagai berikut:

  1. Menggali, memelihara, melestarikan, mengembangkan dan memasyarakatkan Pencak Silat beserta nilai- nilainya ke seluruh dunia, sebagai warisan budaya Nusantara bernilai tinggi, yang mempunyai aspek mental-spiritual, beladiri, seni dan olahraga sebagai satu kesatuan.
  2. Membina, mengembangkan, mempersatukan dan menyelaraskan berbagai kegiatan di antara organisasi Pencak Silat di berbagai negara.
  3. Menjadikan Pencak Silat sebagai sarana untuk membina pribadi utuh yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berjiwa kesatria, jujur dan adil serta rendah hati dan bertanggungjawab dalam mewujudkan persaudaraan, kekeluargaan, kerukunan, persatuan dan persahggabatan di antara bangsa-bangsa serta perdamaian dunia yang dinamis, adil, beradab dan abadi.
  4. Memelihara dan menghormati kepentingan masing-masing anggota Persilat.

Perkembangan Persilat

Tidak seperti organisasi lain yang mewajibkan anggotanya menjadi sebuah organisasi resmi, Persilat justru menerima setiap organisasi baik resmi maupun tidak resmi sebagai anggotanya selama organisasi tersebut layak mewakili negaranya.

Persilat yang kini dipimpin oleh Prabowo Subianto sebagai ketua presidiumnya, telah berhasil menyebarkan pencak silat di lebih dari 53 negara di seluruh dunia.

Meskipun menerima setiap organisasi yang dianggap layak, namun setiap orang yang ada dalam Persilat wajib mematuhi kode etik pesilat. Adapun kode etik pesilat tersebut adalah:

  1. Pesilat adalah pribadi yang berbudi pekerti luhur.
  2. Pesilat adalah insan yang menghormati sesamanya serta mencintai persaha-batan dan perdamaian.
  3. Pesilat adalah insan yang selalu berpikir dan bertindak positif, kreatif dan dinamis.
  4. Pesilat adalah kesatria yang menegakkan kebenaran, kejujuran dan keadilan serta senantiasa tahan uji dalam mengha-dapi godaan dan cobaan.
  5. Pesilat adalah kesatria yang senantiasa mempertanggungjawabkan kata-kata dan perbuatannya.