Mengenal Peraturan Pencak Silat Dalam Sebuah Pertandingan

Cabang olahraga bela diri pencak silat menjadi salah satu cabor yang dipertandingkan dalam kompetisi dunia. Jumlah atlet pencak silat saat ini pun jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang begitu tinggi.

Sebagai cabor yang telah memasuki ranah dunia, pencak silat memiliki beberapa peraturan yang harus diikuti para atlet saat pertandingan berlangsung. Untuk lebih mudah memahaminya, berikut ini adalah beberapa peraturan pencak silat yang perlu diketahui:

Peraturan Umum

  1. Untuk golongan remaja, peserta harus berusia sekitar 14 hingga 17 tahun
  2. Untuk golongan dewasa, peserta harus berusia sekitar 17 hingga 35 tahun
  3. Umur peserta harus sesuai dengan penggolongan umur pada hari pertama pertandingan
  4. Pertandingan berdasarkan berat badan atlet
  5. Bagian tubuh yang boleh diserang adala dada, perut, punggung, pinggang kiri dan kanan, serta tungkai dan tangan
  6. Peringatan diberikan sebanyak dua kali dan ketiga kalinya menjadi keputusan diskualifikasi

Peraturan Tanding

  1. Kedua atlet silat harus memenuhi pembelaan (hindaran, elakan, dan tangkisan), serangan pada sasaran (tangan dan kaki), menjatuhkan lawan, dan mengunci lawan
  2. Dilakukan dalam 3 babak, tiap babak memiliki durasi 2 menit dan diselingi 1 menit istirahat
  3. Setiap atlet diwajibkan melakukan serangan berpola mulai dari sikap awal, pasangan, hingga koordinasi gerakan dan kembali ke sikap awal.

Peraturan Nilai

  1. Nilai 1 jika elakan atau tangkisan berhasil dan disusul dengan pukulan yang berhasil masuk ke dalam area tubuh lawan atau teknik jatuhan berhasil dilakukan
  2. Nilai 2 jika serangan kaki berhasil mengenai lawan
  3. Nilai 3 jika berhasil membuat lawan jatuh
  4. Nilai 4 jika berhasil membuat lawan terkunci

Peraturan Menang

  1. Atlet disebut menang angka jika wasit mengangkat tangan atlet dan memilih atlet tersebut sebagai pemenangnya karena skornya lebih tinggi
  2. Atlet disebut menang teknik jika lawan tidak bisa melakukan pertandingan lagi akibat keputusan dokter, keputusan pelatih, atau bahkan lawan menyatakan dirinya sendiri tidak mampu
  3. Atlet disebut menang mutlak jika lawan mendapatkan serangan yang sah dan tidak dapat bangkit kembali setelah wasit menghitung sampai 10.
  4. Atlet disebut menang diskualifikasi jika lawan mendapatkan peringatan ketiga, lawan melakukan pelanggaran berat, lawan melakukan pelanggaran kemudian cedera sehingga dokter memutuskan ia tidak bisa melanjutkan
  5. Atlet dapat menang karena pertandingan tidak seimbang
  6. Atlet dapat menang karena lawan tidak hadir atau mengundurkan diri sebelum pertandingan berlangsung

Itulah beberapa peraturan dalam pencak silat yang perlu diketahui. Menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding merupakan hal yang paling penting dalam setiap pertandingan dan ini dilakukan dengan mematuhi aturan yang berlaku.