Marco Reus Main, Dortmund Bisa Kalahkan Tottenham

Laga kedua 16 besar Liga Champions tengah pekan ini akan menampilkan 2 tim Inggris yang punya peluang lolos bertolak belakang. Manchester United harus menang minimal 3 gol agar lolos, sedangkan Tottenham Hotspurs, meskipun kalah masih punya peluang.

Borussia Dortmund akan menjamu Tottenham dengan kondisi yang lebih baik dari laga pertama, sang kapten sudah dapat bermain lagi setelah absen hampir 1 bulan yang membuat timnya tanpa kemenangan.

Marco Reus menderita cidera paha saat menjalani laga ketiga DFB Pokal melawan Werder Bremen yang berakhir dengan gagal lolosnya Dortmund. Peran sang kapten dalam mengangkat performa tim sangatlah krusial, tanpa karismanya di dalam lapangan Dortmund gagal menyuguhkan permain ekspresif.

Statistik musim ini menulis dari 28 laga yang telah dijalani Marco Reus, 17 gol dan 11 assist sudah dibukukannya dan hanya menelan 3 kekalahan. Sang pahlawan Dortmund mampu membuat minimal 1 peluang gol di setiap pertandingannya. Peluang Marco Reus mencetak gol semakin terbuka karena Tottenham merupakan tim dengan pertahanan terburuk dari semua tim yang masuk 16 besar Liga Champions dengan 10 kebobolan.

Reus lahir di Dortmund, tumbuh besar dan mengembangkan bakatnya di akademi Borussia Dortmund sebelum meniti karir professionalnya di Monchengladbach selama 3 musim dan kembali ke kampung halamannya. Mulai berseragam hitam kuning sejak 2012 sampai kini, 156 pertandingan sudah dimainkannya dengan torehan 76 gol.

markas borussia dortmund

Bermain di Signal Iduna Park, kandang kebanggaan Borussia Dortmund, Marco Reus dan kolega akan mempunyai semangat lebih karena sejak Mei 2018 pasukan hitam kuning hanya kalah sekali. Catatan kandang Dortmund musim ini juga tanpa cela, 14 kemenagan, 2 imbang dan mencetak 41 gol membuat semua lawannya berpikir ekstra keras untuk dapatkan kemenangan.

Selain Marco Reus, pemain ke 12 Dortmund juga diharapkan mampu melecutkan semangat dan 11 pemain di lapangan dapat terlahir kembali membawa misi balas dendam.

Berkaca pada sejarah pertemuan kedua tim, kondisi Dortmund sekarang juga pernah dialami pada musim 2015/2016. Dimana pelatih saat itu, Thomas Tuchel, mampu melumat Tottenham 3 – 0 di kandang dan mengantarkan Dortmund lolos babak 16 besar musim tersebut.

Tottenham sendiri juga tidak akan tinggal diam, setelah hasil imbang melawan Arsenal kondisi moral para pemainnya kembali naik dan hasil imbang dirasa cukup untuk membuktikan kualitas Harry Kane Cs.