Profil Zinedine Zidane – Karier Profesional dan Prestasi

Zinedine ZidaneBernama lengkap Zinedine Yazid Zidane, tentunya sudah tak asing lagi bagi para pecinta sepak bola karena pria keturunan Aljazair yang akrab dipanggil Zizou ini merupakan seorang mantan pemain sepak bola Perancis yang mendunia. Pria kelahiran 23 Juni 1972 yang kini berusia 45 tahun saat ini diketahui menjadi pelatih klub sepak bola Real Madrid.

Dari berbagai posisi pemain sepak bola, Zinedine Zidane dikenal berada dalam posisi gelandang serang ketika di masa jayanya dulu. Ia bahkan sempat menjadi pemegang rekor pemain termahal di dunia ketika proses transfer di musim 2001-2002 dari Juventus ke Real Madrid dengan nilai 46 juta poundsterling yang akhirnya hal tersebut dipecahkan oleh Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo. Berikut ini adalah profil Zinedine Zidane dengan rangkaian perjalanan karier dan prestasinya yang memukau.

Karier Profesional

Zinedine Zidane Real MadridAsal mula seorang Zinedine Zidane dapat menjadi seorang pemain sepak bola Perancis adalah karena Zidane yang lahir di Marseille justru tumbuh besar di La Castellane. Di tahun 1954, orang tua Zidane memutuskan untuk berimigrasi dari Aljazair menuju Perancis dan karier dalam dunia sepak bola ia mulai ketika usianya 14 tahun.

  • Awal Karir

Jean Varraud yang merupakan seorang pencari bakat menemukan Zidane yang di kala itu masih menjadi seorang anak dari imigran Aljazair. Dari situlah, ada penawaran dari Jean Varraud kepada Zidane tempat di Akademi AS Cannes. Hanya 6 pekan ia memperoleh kesempatan untuk bertahan di Cannes, lalu dengan bakat bagusnya tersebut Zidane pun dapat membuat kontrak pertamanya aman selama 4 musim.

Di tahun 1991 ketika ia berusia 17 tahun, Zidane dapat bermain di level profesional pertama. Gol pertamanya pun dicetak pada tahun 1991, yakni tepatnya pada tanggal 8 Februari sehingga itulah yang membawanya memperoleh hadiah sebuah mobil dari presiden klub. Di akhir musim 1991/1992 pun Zidane-lah yang berhasil membuat Cannes akhirnya bisa masuk kompetisi Piala UEFA.

  • Karier di Girondins de Bordeaux

Pada musim 1992/1993, Zidane pun harus ditransfer ke Girondins de Bordeaux yang lalu setelah ia masuk, ia mampu membawa klub tersebut menjadi juara Piala Intertoto musim 1995 berikut juga di musim 1995/1996 menjadikan klub ini sebagai runner-up Piala UEFA. Bila Anda pernah mendengar nama Christophe Dugarry dan Bixente Lizarazu, maka keduanya adalah rekan Zidane yang akhirnya menjadi trio timnas Perancis yang sangat kuat di Piala Dunia 1998. Zidane dan Dugarry pun ditawari kontrak oleh pelatih Blackburn Rovers Ray Harford di musim 1995, hanya saja tawaran tersebut menghasilkan penolakan dari Zidane.

  • Karier dari Juventus F.C. ke Real Madrid

Zidane memang sempat menolak tawaran dari klub Inggris sebelumnya, namun kemudian di tahun 2001, ia pun ditransfer dari klub Juventus, Italia ke Real Madrid di mana kontrak yang ditawarkan adalah 4 tahun. Rekor menjadi pemain sepak bola dengan transfer paling mahal pun berawal dari situ, yakni sebesar €66 juta.

Sewaktu melawan klub Bayer Leverkusen, Jerman di tahun 2001/2002 pada ajang Final Champions League di Hampden Park di Glasgow, ia sukses membawa kemenangan bagi timnya dengan skor 2-1. Sayangnya, di tahun 2002, ia sempat mengalami ceedera sehingga pada Piala Dunia 2002 penampilannya pun hanya sekali. Pada waktu itu, tak ada satu gol pun yang sukses dicetak oleh Perancis dan akhirnya di babak pertama mengalami keterpurukan di dasar grup dan tak lolos pada babak selanjutnya.

Zidane pensiun pada tahun 2004 tepat sesudah berakhirnya Piala Eropa 2004 dari sepak bola internasional, hanya saja ia akhirnya memberikan pengumuman untuk kembali bermain di timnas di tahun 2005. Alasan utama baginya kembali bermain adalah Perancis yang di kala itu mengalami kesulitan untuk lolos ke Piala Dunia 2006.

Walau akhirnya Perancis berhasil lolos, Zidane memutuskan untuk tetap mundur pasca berakhirnya Piala Dunia 2006 karena cedera-cedera yang ia alami sebelumnya ketika bermain di Madrid. Keputusan akan kemundurannya dari klub dan timnas kembali ia umumkan pada tahun 2006, tepatnya tanggal 25 April memang sesudah Piala Dunia 2006 berakhir.

  • Pelatih Real Madrid

Zinedine Zidane Pelatih Real MadridWalau mengundurkan diri dari klub dan timnas sepak bola, perannya dalam dunia olahraga satu ini belum berhenti karena pada musim 2015/2016, justru ia ditunjuk menjadi pelatih Real Madrid yang menggantukan Rafael Benitez. Rafael Benitez dipecat karena performa tim Real Madrid menurun.

Zidane dengan kemampuan yang ia miliki sebagai pelatih di masa awal rupanya mampu membuat Real Madrid mencapai 2 buah gelar, yakni Liga Champions dan Liga Spanyol. Hanya saja, satu hal yang disayangkan adalah kegagalan Zidane dalam meraih gelar domesti walau sudah tergolong berhasil dalam membawa Los Blancos menjadi juara Liga Champions.

Bukan hanya itu, kesuksesannya sebagai pelatih baru di Real Madrid juga belum rampung di situ. Pria yang dikenal dengan teknik dasar permainan sepak bola yang baik ini walau tak berhasil membawa klub menjuarai Copa del Rey, ia membuktikan bahwa ia mampu mengantar Real Madrid sebagai juara Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub sebelum memperoleh gelar La Liga pada musim 2016/2017.

Selain tentunya mengutamakan latihan fisik sepak bola yang wajib dan penting, Zidane juga membuktikan bahwa ia mampu menjadi pelatih yang sukses dalam membawa Real Madrid sebagai tim pertama yang bisa bertahan dengan gelar Liga Champions sesudah dalam partai final mampu mengalahkan Juventus dengan skor 4-1. Sedangkan pada musim 2017/2018, ada 2 buah gelar yang disapunya saat meraih trofil Piala Super Eropa sesudah menaklukkan Piala Super Spanyol dan Manchester United karena sudah menang dari Barcelona.

Prestasi Klub dan Individu

Zinedine Zidane 2011 Laureus World Sports AwardsSetelah mengikuti perjalanan karir seorang Zidane, maka kita pun perlu juga mengintip serangkaian prestasi yang telah ia raih selama karier profesionalnya, baik penghargaan yang diraih tim maupun penghargaan individu. Di bawah ini adalah rangkuman prestasi sejak awal karirnya.

Prestasi Klub

  • Tahun 1996, Girondins Bordeaux sebagai runner up UEFA Cup.
  • Tahun 1996, Juventus untuk UEFA Super Cup.
  • Tahun 1996, Juventus untuk Intercontinental Cup.
  • Tahun 1997, Juventus untuk Supercoppa Italiana.
  • Tahun 1997/1998, Juventus Serie A 2 kali.
  • Tahun 1997/1998, Juventus runner up Liga Champions 2 kali.
  • Tahun 1998, Timnas Perancis gelar Piala Dunia FIFA.
  • Tahun 2000, Timnas Perancis gelar Euro Cup.
  • Tahun 2001, 2003, Real Madrid untuk Supercopa de Espana 2 kali.
  • Tahun 2002, Real Madrid gelar Liga Champions.
  • Tahun 2002, Real Madrid gelar UEFA Super Cup.
  • Tahun 2002, Real Madrid untuk Intercontinental Cup.
  • Tahun 2006, Timnas Perancis runner up Piala Dunia FIFA.

Prestasi Individu

  • Tahun 1994 – Ligue Young Player of the Year.
  • Tahun 1996 – Ligue 1 Player of the Year.
  • Tahun 1997, 2001 – Serie A Foreign Footballer of the Year.
  • Tahun 1997, 2002 – Bronze Award-FIFA World Player of the Year.
  • Tahun 1997/1998, 2001/2002, 2002/2003, 2003/2004 – ESM Team of the Year.
  • Tahun 1998 – UEFA Club Midfielder of the Year.
  • Tahun 1998 – Ballon d’Or.
  • Tahun 1998 – FIFA World Cup Final Man of the Match.
  • Tahun 1998 – World Soccer Awards Player of the Year.
  • Tahun 1998 – 2000, 2001, Onze d’Or.
  • Tahun 1998 – 2000, 2003, FIFA World Player of the Year.
  • Tahun 1998 – 2001, 2002, 2003, El Pais European Player of the Year.
  • Tahun 1998 – 2002, French Player of the Year.
  • Tahun 1998 – 2006, FIFA World Cup All-Star Team.
  • Tahun 1999 – World Soccer 100 Greatest Players of the 20th Century.
  • Tahun 2000 – UEFA Euro Player of the Tournament.
  • Tahun 2000, 2004 – UEFA Euro Team of the Tournament.
  • Tahun 2001 – Serie A Footballer of the Year.
  • Tahun 2001, 2002, 2003 – UEFA Team of the Year.
  • Tahun 2002 – FIFA World Cup Dream Team.
  • Tahun 2002 – UEFA Club Footballer of the Year.
  • Tahun 2002 – UEFA Club Footbller of the Year.
  • Tahun 2002 – La Liga Best Foreign Player.
  • Tahun 2002, UEFA Champions League Final Man of the Match.
  • Tahun 2004 – UEFA Best European Player 50 tahun terakhir.
  • Tahun 2004 – FIFA 100 Greatest Living Footballers.
  • Tahun 2005, 2006 – FIFPro World XI All-Star Team.
  • Tahun 2006 – Silver Award FIFA World Player of the Year.
  • Tahun 2006 – FIFA World Cup Golden Ball.
  • Tahun 2006 – IFFHS World’s Best Playmaker.
  • Tahun 2007 – UNFP Honorary Award.
  • Tahun 2008 – Golden Foot Legend Award.
  • Tahun 2008 – Marca Leyenda Award.
  • Tahun 2008 – Marca Leyenda Award.
  • Tahun 2009 – ESPN Team of the Decade.
  • Tahun 2009 – Goal.com Team of the Decade.
  • Tahun 2009 – Sports Illustrated Player of the Decade.
  • Tahun 2009 – ESPN Player of the Decade.
  • Tahun 2011 – UEFA team of teams.
  • Tahun 2011 – Laureus Lifetime Achievement Award.
  • Tahun 2011 – Equipe tupe speciale 20 ans des trophees UNFP.
  • Tahun 2011 – UEFA Champions League Best Player 20 tahun terakhir.
  • Tahun 2013 – World Soccer Greatest XI of all Time.
  • Tahun 2014 – Goal Hall of Fame.

Sebagai Asisten Pelatih dan Pelatih

  • Tahun 2013/2014 – Liga Champions UEFA.
  • Tahun 2014 – Copa del Rey.
  • Tahun 2015/2016 – Liga Champions UEFA (saat sudah menjadi pelatih Real Madrid).
  • Tahun 2016 – UEFA Super Cup.
  • Tahun 2016 – Piala Dunia Antarklub FIFA.

Berbagai prestasi pun telah diraih Zidane sebagai pelatih klub Real Madrid saat ini, hanya saja masih belum dapat menyaingi atau melebihi Luis Molowny dengan 8 gelar maupun Miguel Munoz dengan 14 gelar. Namun Zidane masih memiliki peluang untuk bisa menyamakan rekor Molowny dalam ajang Piala Dunia Antarklub pada Desember 2017 mendatang.

Real Madrid menjadi klub yang memiliki hak untuk tampil pada kompetisi tersebut karena sudah menjadi jaura bertahan Liga Champions di musim 2016-2017. Seperti kita lihat pada profil David Beckham yang juga menjadi salah satu legenda dalam dunia sepak bola, Zidane pun masih berjuang dalam dunia yang sama, hanya bedanya kini ia menjadi pelatih dan bukan lagi pemain.