Sarana dan Prasarana Dalam Lompat Kangkang

Salah satu nomor atletik yang dilakukan dengan menggunakan alat adalah lompat kangkang. Lompat kangkang dilakukan dengan menggunakan beberapa alat sekaligus. Untuk lebih memahaminya, berikut ini adalah beberapa sarana dan prasarana dalam lompat kangkang:

Papan tolak

Papan tolak digunakan pada saat melakukan awalan. Gerakan awalan pada lompat kangkang dilakukan pada sebuah lintasan dimana pelompat harus berlari terlebih dahulu di atas lintasan. Ketika sudah berada di papan tolak, maka pelompat harus melakukan lompatan dengan bantuan papan tersebut.

Papan tolakan dalam lompat kangkang dibuat dari besi sehingga sangat aman dan kuat untuk digunakan ketika melompat. Pada bagian bawah juga terdapat pegas yang kuat yang berfungsi untuk menambah kekuatan lompatan. Pegas tersebut memiliki ketebalan 28 cm. Adapun ukuran papan tolakan tersebut adalah 120×71 cm.

Peti lompat

Sarana selanjutnya yang digunakan dalam lompat kangkang adalah peti lompat. Peti lompat digunakan ketika melakukan lompatan. Peti lompat terdiri dari beberapa bagian peti yang bisa dibongkar pasang.

Peti lompat mempunyai ukuran dengan tinggi 104 cm, panjang 120 cm, dan lebar bagian bawah 84 cm sedangkan lebar bagian atas adalah 41,5 cm. Peti lompat memiliki berat 42 kg dan terbuat dari kayu MDF dan kayu keras.

Matras

Prasarana lainnya yang diperlukan adalah matras. Matras yang digunakan biasanya memiliki ukuran 100x60x4 cm. Matras untuk lompat kangkang dibuat dari bahan busa berkualitas yang memiliki ketebalan yang cukup baik untuk menahan berat badan saat melakukan pendaratan. Matras juga dilapisi dengan kulit sintetis pada bagian luar sehingga atlet tidak akan tergelincir jatuh ketika mendarat.

Itulah beberapa sarana dan prasarana yang digunakan dalam lompat kangkang. Namun meskipun setiap alat yang digunakan dalam lompat kangkang memiliki kualitas terbaik, semua itu haruslah diikuti pula dengan kemampuan yang baik dalam melakukan lompat kangkang.

Dengan melakukan latihan yang rutin, maka lompat kangkang dapat dilakukan dengan baik. Setiap kesalahan pun bisa diminimalisir. Demikianlah artikel yang singkat ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua.