5 Fakta Lari Maraton yang Belum Banyak Diketahui Orang

Lari maraton adalah salah satu lari yang paling banyak diperlombakan bagi umum. Namun tahukah kamu bahwa lari maraton memiliki banyak fakta yang belum diketahui banyak orang? Berikut adalah sedikit penjelasan mengenai fakta tersebut:

1. Berasal dari Yunani

Lari maraton adalah lari yang sebenarnya berasal dari kejadian perang di kerajaan Yunani Kuno. Pada tahun 490 SM, Yunani memenangkan perang dari Persia. Seorang prajurit yang bernama Pheidippides diperintahkan untuk menyampaikan kabar kemenangan tersebut pada raja.

Ia terpaksa harus berlari sejauh 25 mil dari medan perang di Marathon menuju ke Athena, pusat kerajaan. Setelah menyampaikan pesan kemenangan tersebut pada raja, ia pun langsung meninggal. Untuk mengenang jasa sang prajurit, maka diadakanlah perlombaan lari maraton sejak saat itu.

2. Didominasi pelari dari Kenya

Jika kamu melihat perlombaan lari maraton dalam kelas internasional, kamu akan mendapati posisi juara akan didominasi oleh pelari dari Kenya. Hal ini bukan terjadi pada tahun ini saja, tapi sudah sangat lama.

Ternyata pemuda dari Kenya memiliki tubuh lebih sehat dibandingkan pemuda yang berasal dari Eropa, Amerika, dan Asia. Mereka yang berasal dari Kenya juga telah terbiasa melakukan aktivitas fisik sejak kecil sehingga daya tahan tubuhnya lebih kuat.

Para pelari yang berasal dari Asia, Amerika, maupun Eropa dianggap memiliki kesehatan yang jauh lebih rendah dibandingkan pelari dari Kenya. Penyakit seperti jantung, kerusakan ginjal, dehidrasi, kerusakan otot, dan fungsi hati menjadi penyakit yang umum ditemukan.

3. Perempuan Dilarang Ikut

Pada awalnya, perempuan dilarang mengikuti kompetisi maraton. Namun pada akhirnya di tahun 1984, kompetisi maraton khusus perempuan pun dilaksanakan hingga sekarang.

Dahulu, terdapat seorang perempuan yang memaksa ikut maraton. Ketika maraton akan dimulai, ia bersembunyi di semak-semak. Dan saat setengah dari peserta maraton telah berlari, ia pun bergabung bersama mereka. Wanita yang bernama Roberta Gibb ini berhasil finis di waktu 3 jam 40 menit 21 detik. Namun karena ia perempuan, ia dianggap melanggar aturan maraton.

4. Usia Minimal

Peserta lari maraton yang diperbolehkan ikut harus berusia minimal 20 tahun. Jika kamu berusia di bawah 20 tahun, maka kamu hanya boleh ikut berlari seperti biasa saja. Hal ini dikarenakan ketika seseorang menginjak usia 20 tahun, maka tulangnya memiliki struktur yang kuat sehingga dapat berlari lebih kencang dan lebih lama.

5. Jarak

Jarak yang dipatok dalam lari maraton sebenarnya berubah-ubah. Pada awalnya, jarak lari maraton adalah 24,8 mil. Namun pada tahun 1908, jaraknya diubah jadi 25 mil. Dan akhirnya jarak maraton yang resmi adalah 26,2 mil.

Itulah beberapa fakta tentang lari maraton yang masih banyak orang tidak mengetahuinya. Meskipun banyak masyarakat yang ikut dalam lomba lari maraton, namun masih sedikit yang mengetahui faktanya.