Ronaldo Kembali jadi Pahlawan, Maximo Allegri Harus Was-was

Copyright AFP

Sudah separuh musim Liga Italia bergulir, hingga pekan ke-19 Juventus masih saja kokoh di puncak klasemen dengan raihan 53 poin hasil dari 17 kemenangan dan 2 kali seri. Pada giornada ke-19 melawan Sampdoria yang terjadi pada Sabtu, 29 Desember 2018, Juventus yang bertindak sebagai tuan rumah berhasil menang dengan skor 2-1 berkat 2 gol dari sang Mega Bintang, Cristiano Ronaldo.

Ronaldo Kembali Jadi Pahlawan

http://www.juventus.com/media/images/news-images/2018-19/partite/jcagliari_es_squadra.jpg

Hingga kini Juventus belum sekali pun menelan kekalahan padahal pada laga melawan Torino sebelumnya Juventus sudah tertinggal 2-1 karena hanya bermain dengan sepuluh pemain akibat Paulo Dybala diganjar Kartu kuning kedua. Ketika laga tampaknya sudah akan  berakhir dengan kekalahan pertama Juventus maka tampillah Cristiano Ronaldo sebagai penyelamat.

Ia yang sengaja disimpan  oleh pelatih Maximo Allegri di bangku cadangan akhirnya mau tak mau harus dimainkan pelatih karena melihat timnya sudah terdesak. Alhasil Cristiano pun berhasil menyarangkan bola ke gawang Torino yang membuat skor berubah menjadi 2-2. Dengan hasil ini  Torino harus mengubur harapannya untuk menjadi tim pertama di liga Italia yang mengakahkan Juve pada musim ini.

Maximo Allegri jangan Menganggap Reme

http://www.juventus.com/media/images/galleries/2018/dicembre/1912-allenamento/all_191201.jpg

Ada yang berbeda dengan Seri A musim ini. Kedatangan Ronaldo ke Juventus tidak hanya menarik minat para pendukungnya saja untuk melihat aksinya di liga Italia  melainkan juga membuat mata semua orang kembali tertuju untuk menyaksikan liga Italia yang beberapa tahun terakhir ini mengalami penurunan popularitas akibat gelar Scudeto yang tak pernah berpindah dari Juve selama 5 tahun terakhir. Menariknya dengan kepindahan Ronaldo ada yang menganggap bahwa Juve sudah pasti menjuarai liga Italia dan misi klub mendatangkan Ronaldo adalah demi meraih gelar liga Champions.

Juventus telah menjadi raja di Liga Itaila hal ini bisa dilihat dari keberhasilan mereka menjuarai Liga selama 5 tahun beruntun dan tahun ini mereka kembali dijagokan menjadi juara liga Italia karena hingga saat ini mereka memimpin jauh di puncak klasemen, Napoli yang berada di posisi kedua tertinggal 9 angka. Tetapi Juventus tak boleh lengah. Pelatih Maximo Allegri haruslah was-was sebab strateginya akhir-akhir ini membuat timnya harus berjuang dengan susah payah untuk mendapatkan poin. Terbukti di dua laga terakhir Juventus sulit mendapatkan kekenangan saat melawan tim-tim papan tengah seperti  Atalanta dan Sampdoria.

Harapan Menjuara Liga Champions

Bila ingin juga meraih gelar liga Champions sebaiknya pelatih Maximo Allegri wajib meningkatkan performa tim sebab melalui drawing liga champions yang sudah dilaksungkan, Juventus akan berhadapan dengan Atletico Madrid di pertengahan Februari nanti.