Sponsors Link

12 Macam macam Cidera Olahraga Paling Sering Terjadi

Sponsors Link

Olahraga merupakan aktifitas yang menyehatkan, dimana tubuh secara aktif bergerak.  Dan olahraga juga dapat diaplikasikan kedalam permainan, seperti sepak bola, voli dan sebagainya. Namun, karena tubuh sangat aktif bergerak, dapat dimungkinakan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan atau yang biasa disebut dengan cidera. Cidera disebabkan karena kesalahan pergerakan ataupun tubuh terlalu aktif bergerak karena kurang pemanasan. Cidera sendiri bisa dikategorikan menjadi beberapa macam, ada cidera ringan hingga cidera yang serius. Sebagai upaya dalam menghindari cidera, sebaiknya sebelum melakukan olahraga, lakukanlah pemanasan. Hal ini berfungsi untuk melenturkan dan merilekskan otot maupun tulang. Untuk itu langsung simak saja yuk macam-macam cidera dalam olahraga berikut ini.

ads

1. Kram otot

Kram otot merupakan rasa nyeri yang terjadi pada bagian tubuh yang terkena dan bagian tubuh yang terkena tersebut tidak bisa digerakkan dalam beberapa menit. Kram otot juga sering terjadi jika anda berolahraga secara intens, tetapi anda kurang dalam melakukan pemanasan dan peregangan. Bagian tubuh manapun bisa terkena kram otot, namun yang sering terkena kram biasanya pada otot kaki. Hal ini bisa sangat berbahaya ketika anda sedang berenang, jadi lakukan pemanasan yang cukup dan jangan terlalu memaksakan diri ketika melakukanya, karena bisa berakibat fatal. Ketika anda mengalami kram oto, usahakan untuk tetap tenang, pijat pada bagian yang terkena kram sambil anda terus melakukan gerakan. Dan ketika kram sudah hilang, sebaiknya anda istrirahat terlebih dahuluu sebelum melanutkanya lagi.

2. Cidera Hamstring

Hamstring merupakan otot yang berada dip aha bagian belakang. Cidera ini ditandai dengan rasa nyeri pada bagian paha yang disebabkan karena otot paha terlalu kelelahan, dan kurangnya pemanasan sebelum melakukan olahraga.

3. Cidera Achilles Tendon

Cidera jenis ini ditandai dengan rasa nyeri pada bagian tumit hingga kaki, hal ini disebabkan karena sobeknya otot tendon. Biasanya terjadi pada olahraga yang menggunakan kaki secara aktif seperti atletik, sepak bola, voli dan lain sebagainya. Ketika anda mengalami cidera ini, anda bisa mengangkat tumit lebih tinggi dan mengompresnya dengan es.

4. Cidera Pada Otot Pergelangan Kaki

Otot pergelangan kaki sangat sekali rentan terkena cidera dan merupakan salah satu jenis cidera saat berlari yang sering terjadi. Biasanya disebabkan karena salah dalam melakukan tumpuan pada kaki, ataupun karena kurang pemanasan. Dan otot pergelangan kaki juga merupakan tempat dimana tiga tulang bertemu, apalagi ketika anda berlari pada permukaan yang tidak rata, otot pada pergelangan kaki akan mudah terkena cidera. Cidera pergelangan kaki atau terkilir, merupakan jenis cidera yang mudah kita temui diberbagai macam jenis olahraga, terutama yang meggunakan kaki secara aktif. Selain berlari olahraga air seperti renang juga bisa mengalami cidera ini, untuk itu anda perlu latihan untuk pergelangan kaki bagi perenang, sehingga bisa menghindari cidera ini. Ketika anda mengalami cidera pada pergelangan kaki, sebaiknya anda istirahat dahulu, sambil dikompres dengan es untuk mengurangi rasa sakit. Dan agar cepat sembuh, anda bisa mengangkat kaki sampai sejajar dengan jantung, anda bisa melakukanya dengan duduk dan bersandar.

5. Cidera Tulang Kering

Cidira tulang kering atau yang biasan disebut shin splints merupakan cidera dimana atlet mengalami kesakitan pada bagian tulang kering bagian atas, dan pada bagian betis. Pada umumunya cidera ini sering dialami ketika berlari dan melompat. Hal ini disebabkan karena aktivitas fisik yang dilakukan secara tiba-tiba seperti meningkatkan intensitas jogging dalam segi kecepatan maupun ketahanan, ataupun untuk berlari dijalan yang menanjak dan menurun. Ketika anda mengalami cidera pada tulang kering, segera kompres dengan es pada bagian betis dan tulang kering, guna untuk mengurangi rasa nyeri pada bagian tersebut.

6. Nyeri Pinggang

Nyeri Pinggang merupakan rasa sakit yang terjadi pada bagian bawah pungungg sebelah kanan ataupun kiri, atau orang jawa menyebutnya ‘boyok’. Jenis cidera ini biasa terjadi ketika anda sedanga angkat beban, bermain tenis, golf, bersepada dan baseball. Nyeri pada pinggang tersebut disebabkan karena beberapa hal, bisa karena syaraf terjepit, herniated disk atau bahkan otot sobek. Dan hal ini menandakan bahwa aktivitas yang anda lakukan terlalu berat bagi tubuh anda. Jika anda mengalami cidera jenis ini, anda bisa  mengompressnya dengan es dan beristirahatlah yang cukup dan jangan mengangkat benda terlalu berat.

7. Cedera Bahu

Cedera bahu sangat sering terjadi jika anda melakukan aktivitas olahraga yang menggunakan tangan seperti berenang, bulu tangkis, tenis, dan baseball. Bahkan olahraga seperti sepak bola yang tidak terlalu banyak menggunakan tangan, juga bisa terkena cidera jenis ini. Hal ini disebabkan karena bahu terlalu sering digerakkan sehingga menyebabkan otot bahu kelelahan atau bahkan sobek. Untuk menghindarinya sebaiknya lakukan pemanasan karena pada bahu terdapat otot – otot yang sangat penting dalam menopang pergerakan sendi –sendi pada tangan.Ketika anda mengalami jenis ini compress dengan menggunakan es selama beberapa menit. Atau anda bisa mengolesnya dengan krim dan balsam panas untuk melemaskan otot-oto yang nyeri dan kaku.

8. Cidera lutut

Cidera lutut merupakan cidera yang ditandai dengan rasa sakit pada bagian lutut. Biasa terjadi jika melakukan olahraga yang menggunakan kaki secara aktif seperti berbagai macam olahraga atletik, sepak bola, basket dan lain sebagainya. Cidera ini terjadi karena lutut mengalami benturan atau terjatuh, atau bisa juga lutut bergerak secara tidak lazim. Ketika mengalami cidera ini, kaki akan sangat sulit digerakkan dan apabila digerakkan akan terasa sakit pada bagian lutut. Jika anda mengalami cidera lutut, sebaiknya anda istirahat dan lakukan perawatan secara intens. Karena cidera pada lutut biasanya membutuhkan waktu yang cukup lama dalam masa penyembuhanya.

Sponsors Link

9. Cidera Siku

Cidera ini biasa terjadi pada olahraga yang menggunakan tangan secara aktif, seperti bulu tangkis, tenis, angkat beban, voli maupun golf. Biasanya terjadi karena otot siku digerakkan secara intens maupun over. Bisa juga karena otot siku menyangga beban terlalu berat. Cidera ini ditandai dengan rasa nyeri pada bagian siku. Jika anda pemain voli, untuk menghindari cidera, anda bisa melatih dengan latihan fisik bola voli yang baik dan benar.  Jika anda mengalami cidera jenis ini, anda bisa mengurangi rasa sakit dengan mengompresnya dengan menggunakan es.

10. Lecet

Cidera jenis ini merupakan cidera ringan, namun juga perlu penanganan. Biasa terjadi di hampir semua olahraga fisik. Lecet terjadi karena gesekan dengan benda yang tidak rata, seperti terjatuh sehingga bagian tubuh yang terkena tanah akan mengalami lecet. Jika anda mengalami lecet segera tutup luka dan berikan antiseptic agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

11. Dislokasi

Merupakan salah satu cidera berat yang dialami oleh seorang atlet, dimana cidera ini terjadi Karena sendi mengalami pergeseran. Cidera jenis ini harus mengalami perawatan yang intensif, dan membutuhkan penyembuhan dalam jangka panjang.

12. Patah Tulang

Cidera ini memang cukup jarang terjadi, dimana patah tulang merupakan cidera berat yang dialami karena andanya tulang yang retak atau patah. Hal ini disebabkan karena tekanan pada tulang yang berlebihan atau kaki salah dalam melakukan pergerakan. Cidera ini sangatlah fatal, sehingga bisa mengancam dari karir seorang atlet.

Untuk menghindar macam-macam cidera diatas sebainya anda melakukan pemanasan dan tidak memaksakan diri ketika berolahraga.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Sunday 15th, July 2018 / 09:40 Oleh :
Kategori : Penjaskes