Sponsors Link

7 Kesalahan dalam Lompat Jauh yang Harus Dihindari

Sponsors Link

Lompat jauh merupakan salah satu cabang olahraga yang pastinya sudah tidak asing lagi. Bahkan di sekolah pun terkadang juga terdapat penilaian lompat jauh dalam mata pelajaran PE atau olahraga. Lompat sendiri merupakan suatu istilah yang digunakan dalam cabang olahraga atletik yang memiliki arti melakukan tolakan dengan menggunakan satu kaki. Jadi, lompat jauh merupakan suatu bentuk gerakan melompat dengan mengangkat kaki ke atas-depan selama mungkin di udara atau dengan gaya melayang di udara yang dilakukan dengan cepat dan diawali dengan suatu tolakan pada satu kaki demi mencapai jarak sejauh-jauhnya. Memang kedengaran nya melakukan lompat jauh adalah mudah, namun ada pula teknik lompat jauh dan tahapan-tahapan tertentu yang harus dilakukan agar lompat jauh berlangsung dengan sempurna.

ads

Walaupun  sudah ada beberapa teknik seperti teknik lompat jauh gaya menggantung dan lainnya, serta tahapan lompat jauh yang dapat membantu kesempurnaan dalam melakukannya, tetapi terkadang masih ada beberapa kesalahan yang biasanya dilakukan dalam lompat jauh. Berikut ini beberapa kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan lompat jauh:

  1. Kurangnya kecepatan lari

Kesalahan pertama yang sering dilakukan dalam lompat jauh adalah kurangnya kecepatan lari, dimana pelompat tidak memperhitungkan kecepatan lari saat mendekati papan tolakan. Terlebih lagi pelompat sering kali berlari dengan kecepatan yang tidak stabil atau tidak teratur baik sejak awal ancang-ancang maupun hingga tiba waktu mendekati papan tolakan. Hal tersebutlah yang membuat kesalahan fatal dalam lompat jauh, karena keberhasilan serta seberapa jauh lompatan dapat dicapai memang sangat dipengaruhi oleh unsur kecepatan lari. Oleh sebab itu, seringlah melakukan latihan lari cepat dengan kecepatan maksimum dan stabil, sehingga kesalahan seperti kurangnya kecepatan lari dalam lompat jauh dapat dihindari.

  1. Langkah tidak tetap

Selain kecepatan lari yang tidak stabil dan kurang cepat, langkah yang tidak tetap juga dapat menjadi suatu kesalahan yang fatal dalam lompat jauh. Dimana langkah yang tidak tetap berarti bahwa jarak lari yang berubah-ubah atau tidak stabil. Hal ini dapat berakibat fatal ketika mencapai papan tolak ukur, terlebih lagi jika langkah kaki tidak tepat. Oleh sebab itu, usahakan untuk tetap menjaga jarak langkah kaki dengan tetap atau stabil, langkah kaki yang tetap juga dapat membantu menjaga kestabilan lari.

  1. Pada empat langkah terakhir terlalu bernafsu

Salah satu keberhasilan dalam lompat jauh ditentukan oleh ketenangan dan kestabilan yang dimiliki oleh pelompat. Walaupun begitu tidak sedikit pelompat yang terlalu bernafsu untuk melakukan tolakan ketika sudah mencapai empat langkah terakhir. Namun kondisi tersebutlah yang sebenarnya salah dalam lompat jauh dan sebaiknya dihindari agar tolakan dapat berjalan dengan sempurna. Kestabilan dan ketenangan harus tetap dijaga sebelum melakukan tolakan, karena ketika terlalu bernafsu pada langkah-langkah terakhir maka dapat mengganggu kestabilan lari serta keseimbangan badan.

  1. Tolakan kurang keras

Tolakan yang kurang keras juga dapat berdampak pada seberapa jauh lompatan dapat dicapai, dimana sebelumnya pelompat sudah mempersiapkan diri untuk melakukan tolakan sekuat-kuatnya dengan berlari. Oleh sebab itu, pelompat harus melakukan tolakan dengan kuat dan keras sebisa mungkin agar dapat melayang di udara dan mencapai jarak sejauh mungkin. Untuk mengatasi kesalahan ini, pelompat harus melakukan latihan otot-otot tubuh, terutama otot kaki dan tungkai bagian bawah.

  1. Sudut atau arah tolakan terlalu rendah atau tinggi

Untuk melakukan lompat jauh memang sudut atau arah tolakan harus dapat diatur dengan benar, karena apabila sudut atau arah tolakan terlalu rendah atau tinggi maka akan berpengaruh pada seberapa lama pelompat akan melayang di udara dan mencapai jarak pendaratan. Dimana sangat dianjurkan pelompat untuk dapat melakukan tolakan ke atas dengan sudut 45 derajat, karena secara teori sudut tersebut dapat menghasilkan waktu maksimal di udara dan mendapatkan jarak lompatan yang paling jauh. Oleh sebab itu, perlu dilakukan latihan yang sering agar dapat mencapai posisi sudut yang sempurna untuk tolakan lompat jauh, yaitu 45 derajat.

  1. Kurang berani menjulurkan kaki ke depan

Ketika akan mendarat terkadang pelompat terlalu takut untuk menjulurkan kaki ke depan, padahal dengan menjulurkan kaki ke depan jarak lompatan dapat menjadi lebih jauh lagi. Namun tetap perlu diingat bahwa ketika menjulurkan kaki ke depan dan sebentar lagi akan mendarat kaki haru sedikit di tekuk agar dapat mendarat dengan sempurna dan keseimbangan saat pendaratan juga tetap terjaga.

  1. Selalu mendarat dengan pantat

Kesalahan yang terakhir dan juga fatal dalam lompat jauh adalah selalu mendarat dengan pantat, dimana hal ini sangat tidak dianjurkan karena dapat mengurangi jarak jangkauan dari lompat jauh. Selalu diusahakan untuk mendarat dengan dua kaki secara bersamaan agar keseimbangan terjaga. Untuk mengatasi kesalahan ini seringlah berlatih untuk mendarat dengan seketika ketika kaki menyentuh pasir maka kedua lengan dengan cepat di lempar kedepan.

Itulah beberapa kesalahan dalam lompat jauh yang sering dilakukan oleh para pelompat yang dapat berakibat fatal pada kesempurnaan lompat jauh yang dilakukannya, ditambah lagi ada pula berbagai macam peraturan lompat jauh yang harus ditaati sehingga kesalahan-kesalahan seperti diatas harus bisa dihindari.

Sponsors Link
, ,
Post Date: Thursday 19th, April 2018 / 07:19 Oleh :
Kategori : Lompat Jauh