12 Cara Berenang Lebih Cepat dan Efisien

Seorang perenang pastinya ingin memberikan performa terbaiknya setiap kali berkompetisi dan penting bagi para atlet untuk terus meningkatkan sekaligus memperbaiki teknik renang mereka. Setelah teknik sudah benar, maka kecepatan adalah hal selanjutnya yang kiranya perlu ditingkatkan. Ada berbagai cara berenang lebih cepat untuk terus dilatih demi performa yang lebih sempurna.

  1. Mendekati Dinding secara Cepat

Apabila ingin berenang lebih cepat, ubah pandangan dan pemikiran Anda tentang dinding merupakan tempat istirahat. Para perenang biasanya menganggap bahwa dinding adalah tempat istirahat walau hanya beberapa detik. Mendekati dinding dengan cepat sambil kepala diarahkan ke bawah paling tidak 2 stroke pada gaya renang apapun kecuali teknik renang gaya dada akan membuat kemungkinan lebih besar dalam membuat diri lebih unggul pada catatan waktu terbaik sewaktu lomba.

  1. Memperbaiki Keseimbangan

Untuk perenang yang sudah menguasai teknik renang gaya bebas, maka metode ini tentunya sudah pasti harus diketahui. Pada gaya bebas, setiap perenang perlu menjaga diri saat bernapas dengan tak mengangkat kepala tinggi-tinggi. Hal tersebut adalah faktor paling besar yang menyebabkan keseimbangan selama berenang terganggu.

Karena kepala yang diangkat terlalu tinggi, akhirnya tendangan yang dilakukan juga akan lebih kuat yang memengaruhi posisi tubuh bagian depan menjadi lebih berat. Dengan memperbaiki keseimbangan jugalah, gesekan juga bakal berkurang dan posisi tubuh tetap terjaga pula secara horisontal sewaktu meluncur di air. Hal ini juga bakal membuat gerakan makin mulus.

  1. Tendangan Kaki Efisien

Para perenang wajib tahu dan memerhatikan tendangan kakinya agar tak sampai memecahkan permukaan air. Kaki pun sebaiknya tak digerakkan jauh-jauh hingga di bawah garis tengah tubuh karena bila melakukan hal tersebut, tak heran kalau gesekan makin banyak sewaktu melewati air dan pada akhirnya tubuh pun menjadi kurang seimbang.

  1. Tendangan Kuat Lumba-lumba

Kecepatan berenang dapat ditingkatkan dengan melakukan tendangan lumba-lumba dan tendangan yang kuat. Saat menendang dinding layaknya gerakan lumba-lumba, gerakan biasanya akan menjadi lebih cepat, berikut juga tendangan di bawah air. Tendangan bawah air ini bila dilakukan kuat-kuat juga mampu memberikan keuntungan bagi perenang, yakni kapasitas paru-paru perenang yang lebih besar sehingga berenang tak hanya lebih cepat namun juga maksimal.

  1. Meregangkan Jari-jari

Sewaktu berenang, agar lebih cepat bisa coba untuk meregangkan jari-jari Anda. Peregangan tak usah terlalu lebar dan cukup sedikit saja ketimbang membuat jari-jari menempel satu sama lain. Dengan cara ini, gaya yang bisa dikerahkan cukup besar, yakni 53 persen lebih banyak sehingga layak untuk dipraktikkan.

  1. Posisi Kepala dalam Kondisi Netral

Supaya berenang bisa lebih cepat, posisi kepala wajib untuk terjaga tetap netral selama melakukan gerakan-gerakan agar lebih efisien juga. Posisi kepala salah dapat menjadikan posisi kaki dan pinggul lebih rendah sehingga menjadikan posisi tubuh agak tenggelam. Bahkan sebaiknya bagian leher juga dibiarkan dalam kondisi rileks.

Leher yang rileks akan membantu pandangan dan kepala terus mengarah ke bawah sehingga tubuh bagian bawah pun terbantu untuk tetap stabil berada di posisi lebih tinggi sewaktu melewati air. Berenang yang efisien adalah dengan tidak membiarkan kepala berada di tengah karena gerakan nantinya hanya akan mengarah ke satu sisi saja.

  1. Mengatur Posisi Tubuh

Posisi tubuh penting untuk diatur sedemikian rupa agar tenaga pada otot dapat meningkat sambil meminimalisir tekanan dan gesekan. Lurus dan sejajar dengan air adalah kunci posisi renang yang baik untuk membuat berenang kita lebih cepat sekaligus efisien. Hal ini juga tak lepas dari posisi kepala dan juga arah pandangan seperti yang telah diulas sebelumnya.

  1. Menangkap Air

Untuk berenang lebih cepat, tenaga perlu ditransfer dari tubuh perenang ke air dengan cara ‘menangkap’ air. Tangan dan lengan harus dalam posisi benar dan tak akan menjadi efisien apabila yang digunakan hanyalah tangan. Daya cengkram pada air tak akan maksimal atau justru tak ada sama sekali bila hanya menggunakan tangan, jadi lengan pun perlu berpartisipasi supaya gerakan renang lebih cepat.

  1. Menekan Maju

Seluruh otot dapat digunakan untuk menekan air, yakni bagian otot punggung dan dada. Ketika melakukan penekanan, rasakanlah otot dada dan punggung menarik lengan dari atas menuju bagian belakang atau bawah dada. Gambarannya adalah kita perlu ‘menangkap’ air lebih dulu dan kemudian air ditekan setelahnya. Tubuh akan terasa menyentah ke arah lengan di depan sewaktu penekanan.

  1. Berputar

Bukan hanya peralatan renang saja yang harus maksimal, namun cara berenang pun perlu dimaksimalkan dengan memutar tubuh untuk posisi gerakan menangkap dan menekan. Dari ujung kepala, bagian leher, punggung sampai dengan kaki perlu memutar dengan sumbunya. Tubuh dapat diputar sampai lengan yang menangkap ada di bawah air sementara sisi lengan satunya berada di atas air.

Dari pundak sampai pinggang bisa diputar sebagai sebuah kesatuan dan ketika menekan air pun juga demikian, tubuh bisa diputar sampai bagian yang lebih rendah menuju ke permukaan. Sementara bagian lainnya yang tadinya sudah mengarah ke permukaan dapat diubah menjadi lebih rendah.

  1. Mengenakan Topi Khusus Penarik Rambut

Untuk berenang bisa lebih cepat dari biasanya atau dari catatan rekor waktu berenang Anda, kenakanlah topi khusus yang bisa menarik rambut ke belakang. Tak hanya cara memilih kacamata renang saja yang mungkin Anda butuhkan, tapi juga cara memilih topi yang sesuai kebutuhan Anda. Jumlah gesekan akan bergurang dengan mengenakan topi ini menjadikan berenang jelas lebih cepat.

  1. Konsisten dalam Latihan

Sama seperti ketika seorang atlet lari mencari cara meningkatkan kecepatan lari, seorang perenang dapat meningkatkan kecepatan renang dengan latihan yang rutin dan lebih konsisten. Bila sudah dapat konsisten dengan latihan yang dilakukan, maka jagalah hal tersebut. Dengan konsistensi dalam latihan, tubuh pun akan terbantu menjadi lebih bugar sehingga otomatis berenang lebih cepat pun kemungkinannya jauh lebih besar.

Latihan yang konsisten juga memberikan keuntungan lainnya, yakni membuat sentuhan atau sensitivitas perenang ketika ada di dalam air meningkat. Dengan begitu, Anda pasti akan tahu apakah gerakan yang dilakukan memang sudah baik atau belum sehingga bila masih kurang baik, Anda bisa membenarkannya. Pelatihan yang konsisten memang membutuhkan kerja keras, namun hasil saat berenang pasti bisa lebih cepat dari catatan waktu biasanya.

Itulah beberapa rahasia cara berenang lebih cepat dan efisien yang kiranya bisa diperhatikan dan dilakukan. Intinya, jangan sampai menyerah dan terus lakukan latihan dengan tips-tips di atas supaya kecepatan bertambah dan Anda makin percaya diri saat berlomba.