6 Kesalahan Dalam Lompat Tinggi yang Sering Terjadi

Lompat tinggi adalah salah satu cabang olahraga dalam nomor atletik. Lompat tinggi dilakukan dengan teknik tertentu agar poin bisa dihasilkan dengan baik dan atlet tidak cedera. Namun bagi pemula, sering kali terjadi kesalahan dalam melakukan lompat tinggi. Untuk lebih memahaminya, berikut ini adalah beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam lompat tinggi:

1. Awalan yang kurang baik

Dalam melakukan lompat tinggi yang terbilang sukses haruslah dilakukan dengan awalan yang baik dan benar. Salah satu hal yang penting dalam melakukan awalan adalah sudut. Sudut yang diambil saat melakukan awalan harus sesuai dengan jenis lompat tinggi yang dilakukan. Hal ini disebabkan sudut yang diambil akan sangat mempengaruhi tinggi lompatan.

Pada lompat tinggi gaya flop, sudut awalan harus 80 derajat. Di lompat tinggi gaya straddle harus dengan sudut 30 hingga 35 derajat. Pada lompat tinggi gaya gunting dilakukan dengan sudut 40 hingga 50 derajat.

2. Tumpuan kurang kuat

Sama seperti lompat pada umumnya, tumpuan kaki yang digunakan untuk melompat haruslah kuat. Tumpuan yang kurang kuat pada lompat tinggi biasanya terjadi akibat kaki tumpuan kurang menengadah sehingga kecepatan saat melangkah tidak berubah menjadi gerak atas yang mengangkat badan.

3. Posisi kepala salah

Ketika melakukan lompatan, posisi kepala yang salah dapat mengurangi penilaian. Jika kepala mendahului mistar saat berada di ketinggian, maka titik ketinggian maksimum tidak akan berada tepat di atas mistar melainkan berada di depan atau di belakang mistar. Hal ini akan sangat merugikan karena ketinggian jadi berkurang.

4. Terlalu awal melengkungkan badan

Kesalahan lain yang sering terjadi saat melakukan lompat tinggi adalah terlalu awal melengkungkan badan. Jika badan terlalu awal dilengkungkan maka ketinggian maksimal tidak dapat dicapai.

5. Melewati mistar dalam posisi salah

Teknik dalam lompat tinggi harus dilakukan dengan baik agar tidak terjadi kesalahan. Begitu pula saat melayang di atas mistar. Jika atlet melewati mistar dengan posisi duduk, maka hal ini merupakan kesalahan dalam lompat tinggi.

6. Kaki terlalu jauh ke depan

Ketika akan melakukan tolakan saat melompat, kaki yang terlalu jauh ke depan akan menyebabkan kegagalan lompatan. Kaki penolak harus berada dalam posisi yang tepat agar tolakan yang dihasilkan cukup kuat.

Itulah beberapa kesalahan dalam lompat tinggi yang sering terjadi pada pemula. Meskipun cukup sering terjadi, namun kesalahan ini dapat dihindari dengan melakukan latihan sesering mungkin.