5 Kesalahan yang Sering Terjadi Ketika Melakukan Lompat Tinggi Gaya Guling

Lompat tinggi adalah salah satu nomor lompat dalam cabang olahraga atletik. Salah satu jenis lompat tinggi adalah lompat tinggi gaya guling. Dalam melakukan lompat tinggi gaya guling tidaklah bisa sembarangan. Sering kali terjadi kesalahan dalam melakukan lompat tinggi dengan gaya guling seperti ini. Untuk lebih memahaminya, berikut ini adalah beberapa kesalahan yang sering terjadi ketika melakukan lompat tinggi gaya guling:

1. Awalan yang kurang baik

Setiap jenis olahraga harus diawali dengan awalan yang baik, begitu pula dengan lompat tinggi gaya guling. Lompat tinggi gaya guling yang tidak diawali dengan awalan yang baik akan gagal. Ketika pelompat mengawali gerakan dengan lari yang terlalu lambat, maka ia akan gagal mencapai tinggi yang sesuai sehingga tidak bisa melewati mistar.

Sedangkan ia yang terlalu cepat dalam awalan juga tidak bisa melakukan lompat tinggi gaya guling dengan baik. Jika terlalu cepat, maka ia juga akan sulit untuk melakukan lompatan karena kecepatannya tidak bisa langsung diubah jadi gerak ke atas.

2. Kaki tumpuan kurang kuat

Selain awalan yang kurang baik, kaki tumpuan yang kurang kuat juga menjadi kesalahan saat akan melakukan lompat tinggi gaya guling. Pelompat akan gagal melakukan lompatan atau lompatan tidak mencapai tinggi yang diinginkan.

3. Kepala melewati mistar lebih awal

Kesalahan lain dalam lompat tinggi gaya guling adalah ketika badan melayang di atas mistar, kepala justru lebih dulu melewati mistar sebelum badan. Hal ini menyebabkan titik maksimum lompatan tidak berada di atas mistar, melainkan di depan atau di belakang mistar.

4. Lengkung badan terlalu awal

Pelompat yang telah berhasil melakukan lompatan namun melengkungkan badannya terlalu awal juga dianggap sebagai sebuah kesalahan. Lengkungan badan yang terlalu awal akan menyebabkan gagal melewati mistar.

5. Terlambat mengangkat kaki

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah pelompat justru terlambat mengangkat kaki pada gerakan akhir di udara. Kaki yang terlambat diangkat memungkinkan terjadinya kegagalan dalam melewati mistar. Kaki yang terlambat diangkat bisa saja tersangkut pada mistar dan tubuh pun terjatuh.

Itulah 5 kesalahan dalam lompat tinggi gaya guling yang perlu diperhatikan. Untuk bisa menghindari kesalahan yang sering terjadi tersebut, maka lakukan latihan rutin yang baik dengan pengawasan pelatih agar gerakan yang dilakukan lebih sempurna.