Perbedaan Jalan dan Lari Dalam Atletik Wajib Tahu

Olahraga adalah hal yang lumrah dan telah dikenal masyarakat luas. Olahraga memiliki berbagai macam cabang dan salah satu cabang olahraga yang populer adalah cabang atletik. Didalam olahraga cabang atletik terdapat jalan dan lari. Lari juga mempunyai cabang olahraga lari tersendiri juga.

Dari semua olahraga, jalan dan lari adalah olahraga yang paling murah tanpa adanya biaya dan yang paling mudah dilakukan tanpa diperlukannya teknik tertentu, berbeda dengan olahraga lainnya yang memerlukan teknik dan skill tertentu yang tentu saja harus dikuasai oleh pelaku olahraga tersebut.

Jalan dan lari juga olahraga yang membuat badan sehat. Biasanya olahraga ini dilakukan pada setiap pagi atau sore hari yang setidaknya dilaksanakan satu minggu sekali. Perbedaan lari pagi dan sore memiliki dampak dan suasana yang berbeda.

Olahraga ini sangat populer apalagi di Indonesia karena dengan jalan santai atau lari, mereka bisa bercengkerama dan berbicara yang membuat olahraga ini sangat menyenangkan.

Akan tetapi, pemahaman tentang olahraga jalan dan lari ini banyak masyarakat yang tidak mengerti. Karena itu, disini akan dijelaskan perbedaan jalan dan lari. Pada dasarnya jalan dan lari memiliki definisi tersendiri sesuai dengan olahraga atletik. Untuk mengetahui lebih jelasnya, tentu kita harus mengetahui terlebih dahulu pengertian jalan dan lari. 

  1. Jalan

Jalan adalah gerakan melangkahkan kaki yang dapat digerakkan ke semua arah, baik itu ke kanan, kiri, belakang dan depan.

  1. Lari

Lari merupakan sebuah cabang olahraga.Lari adalah olahraga yang menggunakan ujung kaki sebagai tumpuan kaki.


Itulah pengertian olahraga lari dan jalan. Dari pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa perbedaan jalan dan lari dalam atletik. Akan tetapi, untuk lebih jelasnya perbedaan jalan dan lari dalam atletik, adalah:

  • Dalam olahraga jalan, kecepatan akan selalu konstan sehingga perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain akan memakan waktu yang lama. Sedangkan dalam olahraga lari, kecepatan tidak akan konstan sehingga perpindahan dari satu tempat ke tempat lain akan terjadi dengan cepat.

Dari atas bisa kita lihat, perbedaan jalan dan lari dalam atletik adalah terletak pada kecepatan. Akan tetapi, hal ini tidak bisa menjadi patokan untuk perbedaan antara jalan dan lari. Mengapa bisa begitu?. Dilihat dari lari santai atau jongging, apakah itu disebut dengan jalan karena kecepatannya yang lambat?.

Tentu saja tidak, lari santai atau lebih dikenal dengan jogging termasuk dalam kategori olahraga. Lalu bagaimana dengan jalan cepat?. Apakah jalan cepat termasuk olahraga lari? Jawabannya tidak, karena walaupun jalan tersebut dalam keadaan cepat, akan tetapi olahraga ini masih termasuk dalam olahraga jalan.

Lalu apa sebenarnya perbedaan jalan dan lari dalam atletik. Berikut ini merupakan perbedaan jalan dan lari dalam atletik adalah:

1.Kontak Dengan Tanah.

Pada saat berjalan, tentu kita akan merasakan kontak langsung dengan lantai atau tanah sehingga kontak tersebut akan terasa jelas. Sedangkan pada saat berlari, kita tidak akan merasakan kontak yang terlalu jelas karena pada saat berlari terkadang kita akan melangkah yang kemudian tubuh kita akan melayang sepersekian detik dan kemudian jatuh lagi untuk menginjak lantai atau tanah.

2.Anggota Badan

Pada saat berjalan, kita hanya akan menggunakan kaki dan tubuh tidak akan bergerak. Beda halnya dengan lari, seluruh anggota tubuh akan bergerak. Karena itu, olahraga lari lebih berat dilakukan daripada jalan.

3.Tumpuan

Perbedaan yang paling menonjol antara jalan dan lari adalah Untuk jalan, kaki dijadikan sebagai tumpuan. Sedangkan dalam olahraga lari, tumpuan terletak pada ujung jari kaki depan.

4.Sudut lutut

Salah satu perbedaan jalan dan lari adalah pada saat berjalan lutut tidak akan menekuk banyak. Sedangkan dengan berlari, lutut akan menekuk lebih banyak dan beban pada lutut akan lebih besar daripada pada saat berjalan. Pada saat berlari otot quadriceps juga akan bekerja. Karena itu, orang akan merasa cepat letih pada saat berlari ketimbang pada saat berjalan.

5.Kecepatan

Berdasarkan kecepatan, olahraga jalan dan lari sangatlah jauh berbeda. Untuk rata-rata dalam berjalan hanya akan secepat 5 km/jam dan walaupun dilakukan jalan cepat hanya akan 8 km/jam. Beda halnya dengan lari,  kecepatan lari lebih cepat 2 kali lipat daripada berjalan.

Lari tercepat bisa sampai 44 km/jam yang telah dilakukan oleh Usain Bolt. Untuk berlari cepat penting memperhatikan cara memilih sepatu lari yang benar. Karena jika sampai salah, makan kaki akan cidera dan atlet akan gagal.

6.Cidera

Berbeda dengan olahraga lainnya, olahraga jalan adalah olahraga yang paling jarang mengakibatkan resiko atau cidera. Untuk orang yang memiliki kelebihan berat badan, akan lebih baik untuk melakukan olahraga jalan karena jika melakukan olahraga lari, kaki akan terbebani sehingga dapat membuat cidera pada kaki. Terdapat beberapa jenis cedera saat berlari yang mungkin terjadi.

Setelah melihat pengertian dan perbedaan jalan dan lari dalam atletik diatas, sudah jelas bahwa perbedaan jalan dan lari tidak hanya dilihat dari cepatnya bergerak akan tetapi dapat dilihat dari perbedaan tumpuan, anggota badan, tumpuan, sudut lutut, kecepatan, dan cidera.

Lari juga termasuk kedalam ciri-ciri olahraga tradisional yang masih sangat ramai dimanfaatkan. Disamping tanpa biaya, banyak pula manfaat lari bagi tubuh.